Baru Dilantik, 12 Anggota DPRD Demak Mangkir Rapat Paripurna

Kompas.com - 15/08/2014, 17:40 WIB
Suasana Rapat Paripurna DPR RI KOMPAS. com/Indra AkuntonoSuasana Rapat Paripurna DPR RI
|
EditorFarid Assifa

DEMAK, KOMPAS.com - Sejumlah anggota DPRD Demak absen dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Demak Tahun 2014, Jumat (15/8/2014). Padahal mereka baru saja dilantik menjadi anggota DPRD Demak periode 2014-2019, Rabu (13/8/2014) lalu.

Dari 50 anggota dewan, 20 persen di antaranya tidak menghadiri rapat istimewa dengan agenda sidang Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka Menyambut HUT Ke-69 Kemerdekaan RI.

Hal itu dibenarkan Sekretaris DPRD Demak, Muliana. Dia mengaku pihaknya sudah berkomunikasi dengan seluruh anggota dewan dengan mengirim undangan resmi agar hadir di paripurna.

“Kami sudah memberikan undangan kepada 50 anggota dewan. Ini tadi yang hadir 38 orang, sedangkan yang tidak datang di paripurna sebanyak 12 orang atau sekitar 20 persen," ujarnya.

Ketidakdisiplinan para wakil rakyat tersebut mendapat sorotan sejumlah pihak. Salah satunya dari aktivis Forum Komunikasi Rakyat dan Mahasiswa Demak (FKRMD). Menurut koordinator FKRMD, Muhammad Rifai, pihaknya sangat menyesalkan sikap para wakil rakyat itu. Menurut dia, sebagai anggota DPRD, mereka tidak memahami makna pidato Presiden RI yang merupakan representasi negara.

"Ketika anggota dewan saja malas mendengarkan pidato Presiden, apalagi rakyatnya. Ini bentuk delegitimasi atas negara," sesalnya.

Seharusnya, kata Rifai, anggota dewan peduli atas makna kemerdekaan negara Indonesia sehingga bisa menjadi teladan baik bagi rakyatnya. Atas kemalasan sejumlah anggota DPRD ini, membuktikan bahwa mereka perlu dididik oleh partai politik tentang makna nasionalisme.

"Harusnya parpol yang mengusung anggota DPRD bandel itu, berani bersikap tegas untuk memberikan sanksi bagi para anggota dewan yang tidak mau mendengarkan pidato kenegaraan," tukasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X