Gus Dur Akan Diberi Gelar Bapak Tionghoa Indonesia

Kompas.com - 12/08/2014, 18:48 WIB
Patung enam presiden Indonesia dibuat di Bantul. KOMPAS.com/Wijaya KusumaPatung enam presiden Indonesia dibuat di Bantul.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com — Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, akan mendapatkan penghargaan khusus dari komunitas Tionghoa Semarang, Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong (Rasa Dharma).

Pengurus Komunitas Rasa Dharma, Harjanto Halim, mengatakan, Gus Dur layak diberi penghargaan tersebut lantaran amal baktinya tanpa lelah membela dan memperjuangkan hak-hak kaum minoritas.

Sinci atau yang disebut papan penghargaan akan diberikan kepada Gus Dur disertai dengan pemberian gelar "Bapak Tionghoa Indonesia" dan "Guru Bangsa Pendukung Minoritas". Sinci diberikan dalam rangkaian sembahyang King Hoo Ping yang merupakan tradisi penghormatan dan bakti kepada orang-orang yang telah meninggal, Minggu (24/8/2014) mendatang.

“Papan penghargaan atau sinci itu akan kami letakkan di altar utama gedung perkumpulan Boen Hian Tong. Penghormatan ini merupakan penghormatan dan bakti kepada arwah leluhur dan arwah umum di bulan ketujuh atau Jit Gwee,” ujar Harjanto Halim, Selasa (12/8/2014).

Penghargaan untuk tokoh nasional yang wafat pada 30 Desember 2009 itu adalah wujud bakti dan penghormatan dalam tradisi Tionghoa kepada orang yang dianggap bijak, berjasa, atau mempunyai konsep besar. Menurut Harjanto, bagi warga Tionghoa, Gus Dur telah berjuang menumbuhkembangkan pluralisme di Indonesia.

Upacara King Hoo Ping akan dimulai dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu rohani dan mendengarkan makna upacara King Hoo Ping.

“Upacara ini nanti biasanya dihadiri tokoh pemuka lintas agama. Bahkan, Ibu Shinta Nuriyah (Istri Gus Dur) beserta anggota keluarga Gus Dur yang lain akan hadir,” papar pimpinan Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Regional
Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Regional
KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

Regional
Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Regional
Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Regional
91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

Regional
Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Regional
Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Regional
Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Regional
Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X