Kompas.com - 04/08/2014, 17:35 WIB
Suasana di dalam salah satu gerbong Kereta Api Menoreh, salah satu kereta api kelas ekonomi, rute dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, ke Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah. Gambar diambil pada Rabu (23/7/2014) pagi.
KOMPAS.COM/PALUPI ANNISA AULIANISuasana di dalam salah satu gerbong Kereta Api Menoreh, salah satu kereta api kelas ekonomi, rute dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, ke Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah. Gambar diambil pada Rabu (23/7/2014) pagi.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com - Jumlah penumpang arus mudik dan balik lebaran 2014 ini sudah hampir mencapai angka 4 juta penumpang. Jumlah itu diprediksi akan terus bertambah seiring berakhirnya akhir masa balik lebaran yang dijadwalkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada tanggal 10 Agustus 2014 mendatang.

"Kalau pemerintah kan arus balik H-7 dan selesai pada H 7. Tapi, kalau di KAI itu H-10 sudah arus mudik dan selesai tanggal 10 Agustus baru selesai. Aslinya hari ini mau selesai, tapi kami diperpanjang," ujar Direktur Utama PT KAI, Ignasisus Jonan di Semarang, Senin (4/8/2014).

Untuk jumlah penumpang secara keseluruhan, baik kereta kelas ekonomi, bisnis maupun eksekutif total berjumlah 3.979.851 penumpang. Jumlah itu dihitung per H-10 lebaran hingga tanggal 3 Agustus pukul 24.00 WIB.

Jonan mengatakan penambahan waktu arus balik lantaran masih banyak penumpang yang masih memadati stasiun, baik di Jakarta maupun di berbagai daerah di Pulau Jawa.

Dia mengatakan, hingga tanggal 1 Agustus atau H 4 lebaran, jalur kereta ke arah Pantai Selatan dan Pantura Jawa sudah penuh akan keterisian penumpang.

"Kami tambah karena kereta yang ke arah timur itu masih 21.000 penumpang. Dan itu sudah berjalan sejak arus mudik tanggal 22 Juli. Tanggal 2 Agustus, juga masih banyak, ada 19.000 di Stasiun Pasar Senen," kata dia.

Kepala Humas PT KAI, Sugeng Priyono menambahkan, pada arus mudik dan balik lebaran ini pihaknya terus mengawal kelancaran arus pemudik yang menggunakan kereta api. Petugas KAI juga tidak diperkenankan libur jika arus mudik dan balik belum selesai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya kemudian berkeliling secara periodik ke berbagai stasiun untuk memastikan kondisi stasiun. Mulai tanggal 20-29 Juli 2014, KAI sudah berkeliling di wilayah Jakarta. Sementara pada tanggal 30 Juli-4 Agustus ada Surabaya, Malang dan Semarang.

"Kami terus jalan mengawal pemudik dan memantau persiapan stasiun. Kami turun agar agar tahu persis kondisi yang sebenarnya. Kami ingin agar kereta itu nyaman, bersih. Misalnya ya bisa CEO KAI bisa leluasa tidur di KA Ekonomi," paparnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.