Kompas.com - 18/07/2014, 13:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (19/6/2014) malam, menanggapi aksi yang menolak pembangunan pabrik Semen di Rembang. Ganjar minta agar warga yang tak setuju dengan Amdal pabrik itu mengajukan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara. KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (19/6/2014) malam, menanggapi aksi yang menolak pembangunan pabrik Semen di Rembang. Ganjar minta agar warga yang tak setuju dengan Amdal pabrik itu mengajukan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan akan segera melakukan upaya maksimal terkait dengan amblesnya Jembatan Comal di Pemalang. Hal itu disampaikan Ganjar seusai melakukan pemantauan rekapitulasi suara di KPU Provinsi Jawa Tengah, Jumat (18/7/2014) (baca juga: Jelang Arus Mudik, Jembatan Comal Pemalang Ambles).

"Ini saya mau ke sana, Kapolda meluncur ke sana. Pangdam juga semua standby untuk melihat kondisi," katanya.

Menurut Ganjar, jika dimungkinkan untuk dilakukan pemasangan jembatan darurat atau jembatan bailey, pemasangan akan segera dilakukan.

Selain itu, akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk pengalihan jalur yang akan dikoordinasikan dengan Polda dan Dishubkominfo Jateng.

"Bailey sudah siap dari Surabaya dan Semarang. Angkatan Darat siap membantu. Makanya, ini dicek dulu bisa dilakukan pemasangan atau tidak. Kejadian ini memang sudah lama, dan ternyata sebelahnya juga ikut ambles," ungkapnya.

Ganjar menambahkan, kondisi ini pasti bisa mengganggu arus mudik. Terlebih lagi, waktu semakin mepet. Meski begitu, dia mengaku bahwa pihaknya akan melakukan berbagai upaya agar pengguna jalan bisa melewati jalur tersebut.

"Pastinya kemungkinan dilakukan pengalihan jalur," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jembatan ini, lanjut Ganjar, ambles akibat gerusan air. Awalnya, jembatan itu sempat miring dan saat ini kondisi semakin parah sehingga tidak dapat dilewati.

"Apakah bisa disangga atau bagaimana, yang pasti akan segera ditangani," katanya.

Jembatan Comal kini tidak bisa dilalui sehingga kemacetan panjang terjadi di jalur utama pantura Jakarta-Semarang dan sebaliknya. Saat ini, kendaraan yang bergerak menuju Semarang dari arah Jakarta dialihkan ke jalur selatan via Slawi, Bumiayu, dan Purwokerto. Begitu pula arah sebaliknya juga dialihkan untuk mengurai kemacetan (baca juga: Jembatan Comal Ambles, Arus Lalu Lintas Pantura Dialihkan ke Jalur Selatan).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.