Kompas.com - 30/05/2014, 20:30 WIB
Warga kembali menemukan 2 benda purbakala berbentuk Yoni, di Dusun Candi Desa Ringin Anom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu (23/4/2014) sore. KOMPAS.com/Ika FitrianaWarga kembali menemukan 2 benda purbakala berbentuk Yoni, di Dusun Candi Desa Ringin Anom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu (23/4/2014) sore.
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Balai Konservasi Borobudur (BKB) memberikan kompensasi berupa uang tunai kepada warga penemu benda peninggalan purbakala di Dusun Candi, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

"Total nominal uang kompensasi yang kami berikan sebesar Rp 8 juta," ungkap Kepala BKB, Marsis Sutopo, Jumat (29/5/2014).

Marsis menjelaskan, pemberian kompensasi tersebut berdasarkan Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Dalam regulasi itu, kata Marsis, disebutkan bahwa besaran nominal uang kompensasi dihitung berdasar penilaian terdiri dari beberapa instansi, antara lain Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, BPCB DIY, Jurusan Arkeologi UGM, FIB Jurusan Arkeologi, Balai Arkeologi Yogyakarta, Balai Konservasi Borobudur, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

Marsis menambahkan, besaran penilaian uang kompensasi yang dihitung oleh tim penilai juga dipengaruhi oleh tujuh faktor, yaitu unsur keutuhan, bahan materil, nilai arkeologis, nilai kelangkaan, estetika, kontekstual, dan itikad.

"Dari enam benda peninggalan purbakala yang ditemukan di Dusun Candi, Desa Ringinanom, besaran masing-masing yaitu Yoni A Rp 2,2 juta, Nandi Rp 2,7 juta, Arca tokoh Rp1,1 juta, Yoni B Rp 900.000, Lingga Rp 700.000, dan Lingga Patok Rp 400.000," rinci Marsis.

Benda- benda purbakala yang diduga peninggalan kerajaan Hindu Klasik itu rencananya akan dipamerkan di Studio Restorasi BKB, bersama dengan benda cagar budaya lainnya.

Sementara itu, penemu cagar budaya dari Dusun Candi, Mat Fadhilan mengaku senang menerima uang kompensasi dari BKB. Meskipun nominalnya tidak sesuai dengan harapannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, kami terima saja karena sudah menjadi keputusan BKB. Kami akan musyawarah terkait pembagian uang ini karena kami menemukannya bersama," ucap Fadhilan.

Seperti yang diketahui, belum lama ini sejumlah warga menemukan enam benda cagar budaya berupa Yoni, Lingga, Nandi, dan Arca di Dusun Candi, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, atau sekitar 5 kilometer dari candi Borobudur.

Saat itu, warga tengah menggali tanah untuk membuat bata. Setelah dilakukan penelitian oleh BKB, temuan tersebut diketahui merupakan peninggalan kebudayaan Mataram Kuno periode Jawa Tengah abad VIII-X Masehi yang berasosiasi dengan penemuan situs bata di dusun setempat.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.