Limbah Kondom Bisa Meracuni Pikiran Anak-anak

Kompas.com - 13/04/2014, 19:47 WIB
|
EditorKistyarini
SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang mencatat sedikitnya 13.000 limbah kondom bekas pakai setiap bulannya dihasilkan tiga kawasan yang mereka sebut sebagai "hot spot" di Kabupaten Semarang, yakni lokalisasi prostitus Tegalpanas dan Gembol serta kawasan Wisata Bandungan.

Ketiadaan tempat pembuangan khusus dan pengelolaan limbah kondom bekas pakai ini membuat khawatir banyak pihak karena akan mencemari lingkungan dan menimbulkan persoalan lingkungan sosial.

Dimintai tanggapan soal itu, Minggu (13/4/2014), anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Semarang semestinya segera mengambil tindakan terkait limbah kondom bekas pakai yang dibuang sembarangan. Sebab selain menganggu lingkungan, sampah tersebut dikhawatirkan akan meracuni pikiran anak-anak yang tidak sengaja menemukannya.

“Dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata harus segera melakukan tindakan. Sebab kalau dibiarkan tentu akan menganggu lingkungan baik mengotori sawah, sungai dan lingkungan di sekitar tempat tinggal masyarakat. Harus ada disosialisasikan, agar hotel-hotel menanganinya secara khusus yakni dengan cara dibakar sehingga tidak ada bekas,” kata Said, yang tinggal tidak jauh dari kawasan Bandungan.


Sebelumnya diberitakan KPA Kabupaten Semarang akan menuntut tanggung jawab produsen kondom guna menangani limbah kondom bekas pakai di sejumlah lokalisasi prostitusi. KPA meminta produsen membuat instalasi pengolahan limbah kondom agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dan persoalan sosial lainnya.

Persoalan limbah kondom bekas pakai sebelumnya mengemuka dalam sebuah lokakarya yang digelar KPA bersama guru-guru di Kabupaten Semarang. Para guru sangat mengkhawatirkan perilaku anak didik mereka lantaran lingkungan yang tidak kondusif, yakni diantaranya seringkali anak-anak menjumpai limbah kondom bekas di berbagai tempat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X