Meski Donasi Bertambah, Ganjar Harap Perkara Satinah Dibahas di PBB

Kompas.com - 02/04/2014, 19:53 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengomentari soal isu terkini soal Satinah. Ganjar mengkritik besaran uang diyat mencapai Rp 21 Miliar dari denda 100 ekor unta. Kompas.com/Nazar NurdinGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengomentari soal isu terkini soal Satinah. Ganjar mengkritik besaran uang diyat mencapai Rp 21 Miliar dari denda 100 ekor unta.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com – Donasi untuk membebaskan Satinah, Tenaga Kerja Indonesia asal Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang oleh Pemprov Jawa Tengah terus bertambah. Hingga tanggal 2 April 2014, dana terkumpul melalui rekening Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan mencapai Rp 809.218.430.

“Jumlah pengumpulan sekarang ini masih 800 jutaan,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Kepala Disnakertransduk Jateng, Wika Bintang di Bandara Ahmad Yani Semarang, Selasa (2/4/2014).

Meski sudah terkumpul, uang dari patungan dari masyarakat itu belum mencukupi untuk membayar diyat. Sembari tetap berusaha menggalang dana, Pemprov juga minta agar dalam perkara Satinah tak ada tawar-menawar.

Pihaknya berharap dari delegasi Pemerintah Pusat baik dari Kementerian Luar Negeri maupun utusan khusus, Maftuh Basuni untuk membicarakan negosiasi secara lebih baik. Jika hal tersebut tak dipenuhi, Ganjar mempunyai inisiatif untuk mengadukan kasus ini ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kalau tidak berhasil, nanti kita bilang sama PBB, dan mari dibicarakan bersama. Apa memang seperti ini teknisnya. Ini ada nyawa di sana, masa negosiasikan soal nyawa seperti itu,” timpal orang nomor satu di Jawa Tengah ini.

Di bandara, Ganjar dan rombongan hendak pergi ke Jakarta sembari menunggu kedatangan Duta Migrant Care, Melanie Subono yang akan singgah selama 48 jam di Jawa Tengah. Di Jateng, melanie ingin mengunjungi secara langsung pihak keluarga Satinah di Ungaran Kabupaten Semarang.

“Saya cuma dengar Melani mau kesini dan bilang mau tengok rumahnya. Kalau begitu, ya tengoklah,” tambahnya.

Rekening peduli Satinah sendiri masih terus dibuka. Pemprov Jateng membuka melalui pintu di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Tengah nomor rekening Bank BRI 032501001406302.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X