"Bu Ani Punya Program Penyandang Disabilitas, tapi Kok Enggak Pernah Turun?"

Kompas.com - 02/04/2014, 19:21 WIB
Para pemilih pemula penyandang disabilitas di SLB Putra Asih Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan sosialisasi penyelenggaraan pemilu oleh KPU setempat, Sabtu (29/3/2014). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimPara pemilih pemula penyandang disabilitas di SLB Putra Asih Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan sosialisasi penyelenggaraan pemilu oleh KPU setempat, Sabtu (29/3/2014).
|
EditorCaroline Damanik

KEDIRI, KOMPAS.com — Masa kampanye bagi para penyandang tunanetra di Kota Kediri, Jawa Timur, tidak ubahnya sebagai masa obral janji. Padahal, menurut mereka, kaum disabilitas juga perlu mendapatkan perhatian nyata. Yunike, seorang penyandang tunanetra, mengatakan, seharusnya mereka yang telah terpilih harus dapat menjalankan aspirasinya sebagaimana janji mereka saat berkampanye.

"Suara kita itu harusnya ditampung dengan sungguh-sungguh. Jangan ketika kita sudah milih terus mereka lupa dengan janji-janjinya," kata Yunike di sela-sela mengikuti sosialisasi pencoblosan bagi penyandang tunanetra oleh KPU setempat, Rabu (2/4/2014).

Wanita paruh baya ini mengungkapkan, pemerintahan yang saat ini berkuasa juga masih berutang program bagi para penyandang disabilitas.

"Seperti kemarin, Bu Ani Yudhoyono itu sebetulnya punya program untuk penyandang disabilitas, tapi sampai hari ini pun itu (programnya) enggak pernah turun," ujar Yunike.

Oleh sebab itu, pada setiap perhelatan pemilu ia mengaku berharap-harap cemas terhadap realisasi janji. Pada pemilu kali ini ia meminta ada perubahan nyata dan para pemimpin yang terpilih agar benar-benar menepati janji terhadap para penyandang disabilitas serta secara amanah menjalankan aspirasi itu.

"Kita penginnya penyandang disabilitas diperhatikan dengan sungguh-sungguh," pungkasnya.

Sosialisasi tersebut berlangsung di rumah Lutfi, Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia Kota Kediri, dan diikuti oleh sekitar 25 orang. Sosialisasi yang juga simulasi itu digelar untuk meningkatkan partisipasi pemilu agar golput mengalami penurunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sosialisasi tersebut, mereka mendapat kesulitan karena rata-rata surat suara tidak dilengkapi huruf braille. Huruf braille hanya dipergunakan untuk surat suara DPD, sedangkan untuk DPR, DPRD I, dan DPRD II tidak.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.