Kompas.com - 25/03/2014, 22:33 WIB
Anggota Tim Independe Parepare memeriksa laporan sejumlah honorer terkait kejanggalan dalam penerimaan CPNS di Kota Parepare, Selasa (25/3/2014). Kompas.com /Suddin SyamsuddinAnggota Tim Independe Parepare memeriksa laporan sejumlah honorer terkait kejanggalan dalam penerimaan CPNS di Kota Parepare, Selasa (25/3/2014).
|
EditorFarid Assifa

PAREPARE, KOMPAS.com — Sejumlah honorer kategori dua (K2) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendatangi Tim Independen bentukan Wali Kota Parepare Taufan Pawe yang ditugaskan untuk mengecek ulang data K2 yang dinyatakan lolos CPNS, Selasa (25/3/2014). Mereka melaporkan sejumlah kejanggalan dari 251 honorer K2 yang dinyatakan lolos.

“Puluhan honorer K2 yang tidak lolos tersebut melaporkan kejanggalan dari honorer yang lolos. Mereka datang dengan membawa bukti berkas dan saksi-saki bahwa sejumlah honorer K2 yang lolos, datanya 'siluman' alias palsu," jelas Rahman Saleh, salah satu anggota Tim Independen kepada Kompas.com, Selasa.

Menurut Rahman, laporan puluhan honor tersebut bermacam-macam. Ada yang melaporkan data fiktif, ada pula laporan soal oknum anggota DPRD Kota Parepare yang ikut bermain dan meminta uang dari sejumlah honorer yang lulus sekitar Rp 80 juta.

“Beberapa honorer bahkan mengaku dimintai uang sekira Rp 80 juta dari sejumlah oknum anggota DPRD Kota Parepare karena lolos dalam seleksi CPNS K2 yang dilaksanakan belum lama ini," ungkap Rahman.

Anggota Tim Independen lainnya, Ruslan yang juga Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kota Parepare mengungkapkan, ada juga beberapa honorer yang baru bekerja, tetapi bisa lolos tes CPNS K2.

“Jadi K2 ini memang aneh. Honorer yang baru saja bekerja, eh tiba-tiba saja lolos karena hanya mempunyai keluarga pejabat di Pemkot Parepare, atau anggota DPRD," kata Ruslan.

Rencananya, Tim Independen akan membuka layanan pengaduan tentang penerimaan CPNS honorer K2 selama lima hari.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.