Ridwan Kamil Janji Upayakan Bandung Lautan Api Jadi Hari Nasional

Kompas.com - 24/03/2014, 06:25 WIB
dari 6.000 orang pelajar SMA sederajat dari 171 sekolah di Kota Bandung melakukan long march sambil membawa obor untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api ke-68, Minggu (23/3/2014). KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAdari 6.000 orang pelajar SMA sederajat dari 171 sekolah di Kota Bandung melakukan long march sambil membawa obor untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api ke-68, Minggu (23/3/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengatakan peristiwa Bandung Lautan Api yang selalu diperingati oleh warga Kota Bandung setiap menjelang 24 Maret harus menjadi hari nasional. Dia mengatakan keinginan itu merupakan aspirasi warga Kota Bandung.

"Aspirasi-aspirasi belakangan ini masuk untuk menjadikan peristiwa Bandung Lautan Api ini peristiwa nasional," kata Ridwan di ruang kerjanya, Minggu (23/3/2014). Ketika menjadi hari nasional, ujar dia, semangat Bandung Lautan Api juga bisa diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Ridwan, setiap aksi heroik rakyat untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan sangat patut untuk dikenang. "Lagu halo-halo bandung saja ada kata-kata 'beta' yang berarti semangat perjuangan pada zaman dulu itu multi-etnis dan multi-kewilayahan, sehingga mudah-mudahan pengorbanannya ini bisa dihargai di level nasional," tutur dia.

Untuk langkah nyata mewujudkan peristiwa Bandung Lautan Api menjadi hari nasional, Ridwan akan berencana menggelar beberapa kajian bersama ahli sejarah. Ke depan, hasil kajian tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat sebagai bahan penguatan.

Kriteria pengajuan peristiwa Bandung Lautan Api menjadi hari nasional, sambung Ridwan, mungkin saja sama dengan pengajuan usul pahlawan nasional. "Jadi mungkin saya minta ahli sejarah, Ibu Nina Lubis untuk dimintai pendapat, prosedurnya seperti apa," ujar dia.

Bila semua dokumen sudah lengkap, imbuh Ridwan, dia sebagai wali kota mewakili aspirasi warga akan mengupayakan penetapan peringatan Bandung Lautan Api sebagai Hari Nasional. "Mengupayakan ke pusat dengan lobi-lobi langsung," ujar dia. Ridwan pun berharap aspirasi ini bisa segera diupayakan. "Mudah-mudahan tahun ini."

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Regional
Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X