Kompas.com - 20/03/2014, 16:58 WIB
Kapolsek Weleri Kendal,AKP. Haryo Deko Dewo (K9-11) k9-11Kapolsek Weleri Kendal,AKP. Haryo Deko Dewo (K9-11)
|
EditorFarid Assifa

KENDAL, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Sektor Weleri, Kendal, Jawa Tengah, akan mengundang semua pemilik kereta mini (odong-odong). Tujuannya untuk memberi pengarahan bahwa odong-odong tidak boleh beroperasi di jalan raya.

Menurut Kapolsek Weleri, AKP Haryo Deko Dewo, odong-odong hanya boleh berjalan di tempat-tempat wisata. Hal ini untuk menghindari kecelakaan.

“Odong-odong atau kereta mini, sebenarnya kendaraan wisata. Kendaraan itu tidak boleh beroperasi di jalan raya karena berbahaya," jelas Haryo, Kamis (20/3/2014).

Deko mengatakan, di Weleri ada 4 orang yang mempunyai odong-odong. Biasanya mereka beroperasi di daerah Rowosari dan beberapa perkampngan lain.

“Kejadian kecelakaan antara odong-odong dengan KA Kaligung Mas di lintasan kereta api desa Karanganom Weleri, harus bisa dijadikan intropeksi diri,” akunya.

Deko menjelaskan, sebenarnya Polres Kendal melalui Satlantas sudah pernah mengumpulkan pemilik odong-odong dan becak bermotor. Mereka diberi pengarahan bahwa odong-odong dan becak bermotor dilarang beroperasi di jalan raya. Namun, masih ada satu atau dua yang melanggar aturan tersebut.

“Setelah ada kejadian seperti ini, kami akan menindak tegas odong-odong yang beroperasi di jalan raya,” tegas Haryo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan, dua orang tewas akibat kereta mini (odong-odong) yang tertabrak Kereta Api Kaligung Mas di pelintasan Desa Karanganom Weleri, Kendal, Jawa Tengah, Rabu (19/3/2014) sore.

Mereka adalah Ramisih (60), warga Tempel RT 03 RW 01, Bumiayu, Weleri; dan Arikah (5), warga Tempel RT 07 RW 03, Weleri, Kendal. Sebelumnya, Arikah sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri, tetapi nyawanya tak tertolong. Balita ini mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.