Kompas.com - 19/03/2014, 11:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi, memberikan keterangan kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Senin (17/3/2014). Jokowi masih menjalani fungsinya sebagai gubernur setelah diberi mandat menjadi calon presiden oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES RODERICK ADRIAN MOZESGubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi, memberikan keterangan kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Senin (17/3/2014). Jokowi masih menjalani fungsinya sebagai gubernur setelah diberi mandat menjadi calon presiden oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekitar 120 orang yang tergabung dalam Forum Rakyat Laskar Jokowi-Yusril melakukan aksi solidaritas untuk memberikan dukungan kepada calon presiden, Joko Widodo (Jokowi) di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (19/3/2014). Dukungan juga diberikan kepada sosok Yusril Ihza Mahendra yang dinilai pantas untuk mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden.

Sebagai bentuk dukungan, ratusan orang ini membentangkan spanduk raksasa dengan foto keduanya berdampingan. Di atas spanduk tersebut, mereka kemudian membubuhkan tanda tangan, pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di depan aksi pun sesekali diberhentikan agar bisa ikut memberikan tandatangan dukungan.

"Ini suara rakyat bawah, kami menilai Yusril adalah sosok yang sangat tepat mendampingi Jokowi," kata ketua Koordinator Laskar Jokowi-Yusril, Dodi Permana, saat ditemui di sela-sela aksi.

Dodi menambahkan, Yusril dianggap tepat mendampingi Jokowi karena pertimbangan latar belakangnya sebagai ahli tata negara dan ahli hukum. Dia menilai, Yusril bakal menutupi kekurangan Jokowi.

"Jokowi dan Yusril akan membawa perubahan dan mampu memperbaiki hukum di Indonesia yang sudah carut marut," ucapnya.

Selain latar belakang hukum dan tata negara, Yusril juga dianggap sebagai tokoh yang sederhana dan tidak ambisius untuk menjadi pemimpin.

"Kita ingin memilih pemimpin terbaik untuk bangsa, bukan yang sering iklan," tegasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Laskar Jokowi-Yusril, Parlin Sihombing mengatakan, Indonesia perlu sosok pemimpin baru yang murni ingin memperbaiki Indonesia, terutama dari segi tatanegara dan hukum.

"Masyarakat bawah yakin keduanya membawa perubahan. Jokowi dengan blusukannya dan Yusril dengan penegakkan hukumnya," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X