Kompas.com - 04/02/2014, 20:02 WIB
Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, salah sebut jumlah kunjungan Presiden ke Madura, saat menyampaikan sambutan di Kabupaten Sumenep, Rabu (4/12/2013). KOMPAS.com/TaufiqurrahmanSoekarwo, Gubernur Jawa Timur, salah sebut jumlah kunjungan Presiden ke Madura, saat menyampaikan sambutan di Kabupaten Sumenep, Rabu (4/12/2013).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com
- Elemen sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Garda Bangsa menolak pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur periode 2014-2019, Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari mendatang. Garda Bangsa menilai, kemenangan pasangan petahana tersebut cacat hukum, sehingga tidak seharusnya ada pelantikan.

Menurut Sekretaris DKW Garda Bangsa Jatim, Mohammad Ka’bil Mubarok, ada banyak kejanggalan dalam proses sidang sengketa Pilgub Jatim di Mahkamah Konstitusi (MK). Misalnya, mantan Ketua MK Akil Mochtar mengatakan saat itu Perkara Pilgub Jatim sebenarnya dimenangkan oleh pasangan Khofifah Indar Parawansah-Herman Suryadi Sumawiredja, dengan angka voting Hakim Panel dua banding satu.

"Anehnya, dalam putusannya, rekomendasi Sidang Panel Hakim diabaikan oleh Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) dan bunyi putusan justru berbalik 180 derajat, yakni menolak seluruh permohonan Khofifah-Herman," katanya.  

Selain itu, menurutnya, putusan MK telah melanggar UU tentang MK karena tidak melibatkan ketua dalam RPH. Dengan demikian, putusan MK dapat dikatakan cacat hukum karena tidak melibatkan Akil Mochtar sebagai Ketua Hakim Panel.

Hal lainnya adalah putusan MK dinilai tidak sesuai dengan isi keputusan Hakim Panel sebelumnya, yaitu Akil Mochtar, Maria Farida Indrati, dan Anwar Usman. "Hal ini jelas telah melanggar Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yang menegaskan bahwa Sidang Pleno MK diputuskan oleh sembilan orang hakim atau dalam keadaan luar biasa oleh tujuh orang hakim, dan dipimpin oleh Ketua MK," tambahnya.

Karena itu, Garda Bangsa Jawa Timur meminta kepada seluruh pihak termasuk Menteri Dalam Negeri untuk tidak melantik dahulu pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf hingga menunggu kepastian hukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X