Aniaya 5 Siswa, 4 Anggota TNI Dihukum Potong Kambing

Kompas.com - 26/01/2014, 22:27 WIB
Ilustrasi pemukulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pemukulan.
EditorFarid Assifa

SABANG, KOMPAS.com - Empat oknum anggota TNI Batalyon 116/GS Sabang yang melakukan pemukulan terhadap lima siswa SMA 1 Sabang awal Januari 2014 lalu, dikenai sanksi adat masing-masing satu ekor kambing plus biaya tutup malu Rp 2.500.000 untuk lima orang. Sementara para siswa juga dikenakan sanksi masing-masing satu bambu beras ketan siap saji.

Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Keuchik Kota Sabang, Adnan Hasyim saat mengawali acara peusijuek (menepung tawari) empat oknum TNI dan kelima siswa tersebut, yang dilaksanakan di Meunasah Al-Istiqamah, Gampong Kota Ateuh, Kecamatan Suka Karya, Sabtu (25/1/2014).

Peusijeuk jugadihadiri Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam, Ketua DPRK Kamaruzaman SPdI, Wakil Ketua Indra Nasution, Danyon 116/GS Letkol Inf Iwan R, Kapolres Sabang AKBP Henny Sorta Lubis SSos, Keuchik Kuta Ateuh Syahrial, Keuchik Kuta Barat M Azhari AMd, Ketua MAA Sabang H Ramli Yus SH, orangtua korban, para tuha peut Gampong Kuta Barat, serta unsur Muspida dan Muspika.

Adnan Hasyim yang juga Keuchik Cot Ba’U, mengatakan, sanksi adat kepada oknum TNI dan para siswa itu merupakan hasil rapat orangtua Gampong Kuta Ateuh dan orangtua Gampong Kuta Barat, Senin, 20 Januari 2014, sesuai Qanun No 9 Tahun 2008 Tentang Penyelesaian Kasus di Tingkat Gampong. Juga merupakan tindak lanjut hasil perdamaian pada Jumat, 17 Januari 2014 atas kejadian 2 Januari 2014.

Dalam hasil rapat itu, para orangtua dalam dua gampong itu memutuskan, pertama menghukum sanksi adat kepada Muahammad Al Farouq, Raqit, Kausar, Arief Krisnawan, Firman Ali dan Rowi Affandi, masing satu bambu beras ketan siap saji, karena kelima siswa itu telah terbukti dan meyakinkan bersalah atas ucapannya terhadap aparat TNI Kompi Iboih dengan kalimat yang tidak wajar, sehingga membuat anggota TNI tersebut kemudian melakukan pemukulan.

Kedua, menghukum sanksi adat kepada empat anggota TNI Kompi Iboih, yakni Syahruddin, Didi Suranta, P Noval Irwansyah dan Ade Kadarussaman, masing-masing satu ekor kambing plus uang bumbu masing-masing Rp 500.000.

Anggota TNI itu juga dikenakan sanksi adat berupa biaya tutup malu sebesar Rp 2.500.000 untuk lima orang siswa dan biaya peusijuek Rp 1.000.000, karena telah terbukti dan meyakinkan bersalah atas tindakan pemukulan terhadap Muhammad Al Faruoq dan kawan-kawan di hadapan umum dan anak di bawah umur. Disebutkan, keputusan adat ini mutlak dan mengikat tidak dapat diajukan di peradilan umum maupun peradilan lainnya.

Setelah pembacaan berita acara hasil rapat orangtua gampong, dilanjutkan dengan peusijeuk kedua belah pihak yang dilakukan Ketua MAA Sabang, dan diakhiri sambutan Danyonif 116/GS Letkol Inf Iwan R. Ia menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa pemukulan itu dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya perdamaian dan peusijuek.

Meski perdamaian sudah dilakukan diiringi peusijuek, lanjut Danyonif 116/GS, namun sesuai komitmen Danrem 012/TU, kasus tersebut tetap diproses sesuai aturan di lembaga TNI.

“Penyidikan kasus pemukukan itu sudah rampung, dan sudah dilimpahkan ke Kodam untuk proses selanjutnya,” katanya sembari menyampaikan salam Danrem kepada masyarakat Sabang, sekaligus memohon maaf tidak bisa menghadiri acara peusijeuk karena sedang dinas di Jakarta. (az)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pratu Roy Vebrianto Gugur dalam Kontak Senjata, KKB Disebut Menyerang dari Ketinggian

Pratu Roy Vebrianto Gugur dalam Kontak Senjata, KKB Disebut Menyerang dari Ketinggian

Regional
Modus Ritual Pakai Boneka Kayu hingga Bekicot, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah

Modus Ritual Pakai Boneka Kayu hingga Bekicot, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah

Regional
Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Regional
Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Regional
Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Regional
Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Regional
Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Regional
Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Regional
RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Regional
KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X