Kompas.com - 24/01/2014, 23:15 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAGELANG, KOMPAS.com - Rendy alias Ricky (35), warga Dusun Krajan, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur harus mengakhiri petualangannya sebagai polisi gadungan di tangan polisi sungguhan. Dia diringkus aparat Polres Magelang Kota lantaran diduga telah melakukan penipuan dan membawa kabur sepeda motor.

Tersangka melakukan penipuan terhadap Dwi Novitasari (22), warga jalan Kyai Mojo No 19, Kelurahan cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang di sebuah salon kecantikan di Jalan Jenggolo, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang, Selasa (21/1/2014) lalu sekitar pukul 09.30 WIB.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota, AKP Murdjito, mengungkapkan ketika itu tersangka mengaku kepada korban sebagai seorang ajudan Kapolres Magelang Kota yang sedang mencari orang untuk dijadikan asisten istri Kapolres.

"Sebelum bertemu korban, tersangka bertemu dengan kakak korban bernama Desi. Tersangka dan Desi bertemu di depan sebuah supermarket di Kota Magelang. Desi ditawari bekerja oleh tersangka, tetapi menolak. Lantas Desi menawarkan adiknya, Dwi dan memberi nomor ponselnya kepada tersangka," urai Murdjito, Jumat (24/1/2014).

Murdjito melanjutkan, keesokan harinya, tersangka dan korban bertemu di sebuah salon. Korban diminta oleh tersangka untuk berias di salon tersebut. Saat itu pula, tersangka meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk membelikan baju korban.

"Namun ternyata tersangka tidak juga kembali dan membawa kabur sepeda motor matik milik korban," tambah Murdjito.

Setelah melakukan pengembangan, polisi akhirnya meringkus tersangka di Jalan Kiringan, Kelurahan Tidar Krajan, Kecamatan Magelang Selata. Tersangka ditangkap saat melintas mengendarai sepeda motor matik bernomor polisi AA 4840 RA milik korban.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru kali pertama melakukan tindakan kriminal ini, tapi polisi masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut," tandas Murdjito.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka Randy, dirinya terpaksa melakukan penipuan itu karena ingin memiliki sepeda motor. Tersangka yang sehari-hari sebagai pengangguran itu sengaja mengaku-aku menjadi polisi untuk menyakinkan korban sehingga dapat dengan mudah menipu korban.

"Mengaku jadi polisi biar korban takut dan yakin saja. Rencananya sepeda motor mau saya pakai sendiri," ujar Randy yang baru empat bulan tinggal di Mertoyudan, Kabupaten Magelang itu.

Atas perbuatannya, Randy mendekam di tahanan Mapolres Magelang Kota. Randy dijerat pasal 378 KUP tentang penipuan dan 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman lima tahun kurungan penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.