Kompas.com - 22/01/2014, 14:21 WIB
Tim sar mengevakuasi warga Desa Tedunan Kecamatan Wedung, Demak yang terisolir akibat banjir setinggi 1,5 meter, Rabu (22/1/2014) KOMPAS.com (ARI WIDODO)Tim sar mengevakuasi warga Desa Tedunan Kecamatan Wedung, Demak yang terisolir akibat banjir setinggi 1,5 meter, Rabu (22/1/2014)
|
EditorGlori K. Wadrianto
DEMAK, KOMPAS.com — Sebanyak 4.500 jiwa warga Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Demak, terisolasi akibat banjir luapan Sungai Serang, Wedung, Demak, Rabu (22/1/2014).

Rumah mereka terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter sehingga tidak memungkinkan untuk ditempati lagi.

Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman. "Saya takut, Mas, air sudah sampai atap rumah," kata Siti Farikah salah seorang warga sambil menangis.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Demak Bambang Saptoro mengatakan, 30 personel tim SAR yang terdiri dari para relawan dan satgas BPBD serta tim reaksi cepat diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan proses evakuasi warga yang saat ini terisolasi.

"Dua perahu karet kita terjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga," kata Bambang.

Namun, personel kewalahan jika hanya menggunakan dua perahu karet untuk menangani ribuan warga yang akan mengungsi. "Kita masih kekurangan perahu karet. Pinjam di kabupaten tetangga sudah tidak ada lagi karena digunakan untuk evakuasi banjir di wilayah Pati, Jepara, dan Kudus," imbuh Bambang.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih melakukan proses evakuasi warga. Demi menuju ke lokasi yang berjarak satu kilometer dari posko evakuasi di Desa Mutih Kulon, tim SAR harus menembus derasnya arus air sedalam dua meter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X