Kompas.com - 03/01/2014, 11:29 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
BARRU, KOMPAS.com - Warga Dusun Liangnge, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, gerah dengan rusaknya jalan poros Parepare-Makassar, tepatnya di kilometer 11. Sejak dua bulan terkahir, jalan itu dibiarkan rusak dan belum ada perbaikan.

Hampir tiap sore hingga malam hari, ruas jalan tersebut menjadi langganan macet hingga kiloan meter. Sebagai bentuk protes, warga setempat membuat palang dengan tulisan "Nikmati Jalan Berlubang, Walau Tak Senikmat Lubang berjalan".

Sindiran yang ditujukan pada pemerintah tersebut tak elak membuat pengguna jalan yang kadang terjebak macet, mengurai senyum. Wawan, warga yang rumahnya tepat di pinggir jalan rusak itu, mengatakan, air juga menggenangi jalan. Menurutnya, kecelakaan kerap terjadi di jalan itu.

"Di sini kecelakaan sering terjadi, terutama sepeda motor karena menghindari lubang, apalagi kalau malam dan turun hujan," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (3/1/2014).

Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, katanya, warga setempat sampai harus memandu para pengendara agar tidak terjerembab ke dalam lubang yang bisa menyebabkan pengendara motor jatuh.

"Daripada memakan korban, kita terpaksa memandu para pengendara agar tidak celaka," ujarnya.

Warga berharap pengerjaan jalur trans Sulawesi ini bisa segera dilakukan agar tidak menggangu pengguna jalan, terutama para warga yang tiap harinya menggunakan jalan ini. Sekadar diketahui, sebelum jalanan ini dijadikan dua jalur, setiap sore hingga malam kerap terjadi kemacetan panjang hingga 3 Kilometer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X