Kompas.com - 26/12/2013, 21:17 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

KOLAKA, KOMPAS.com - Polsek Pomalaa, Kolaka Sulawesi Tenggara menetapkan lima orang remaja sebagai tersangka pemerkosaan siswi SMP. Mereka masing-masing berinisial AG, A, I, AC dan DI, semuanya asal Pomalaa.

Kapolsek Pomalaa, Iptu Achmad Ardhy menuturkan, aksi pemerkosaan tersebut didalangi oleh tersangka berinisial AG. Sebab AG dan korban sudah cukup lama berpacaran. Status pacaran inilah yang diduga dijadikan modus oleh AG untuk menjalankan aksi bejatnya.

Achmad menjelaskan, aksi perkosaan dilakukan beberapa kali. Pertama dilakukan AG di sebuah rumah pada 7 Desember lalu. Kemudian aksi serupa kembali dilakukan AG pada 12 Desember. Namun kali ini, AG mengajak teman-temannya untuk memperkosa pacar AG sendiri.

“AG kembali mengajak kekasihnya untuk keluar jalan-jalan. Saat itu, pelaku langsung menjemput korban di rumahnya, ketika orangtua korban sedang tertidur. Tak lama kemudian, korban dibawa ke rumah salah satu pelaku berinisial I di Kelurahan Kumoro Kecamatan Pomalaa. Di sanalah, korban dimasukkan ke dalam kamar dan diperkosa oleh AG dan empat temannya, I, A, Di dan AC. Mereka menyetubuhi korban secara bergantian pada pukul 00.30 Wita,” tambahnya.

Sejak saat itulah, kelima remaja itu terus menjadikan siswi tersebut sebagai objek pelampiasan nafsu mereka. Korban pun serasa tidak berdaya, sebab salah satu dari pelaku sempat mengabadikan adegan perkosaan itu sehingga dijadikan senjata untuk korban agar tutup mulut.

“Kalau korban melapor ke orangtuanya, maka rekaman itu akan disebarluaskan,” kata Ardhy.

Namun korban pun tidak bisa menyimpan penderitaan dan amarahnya itu. Korban kemudian melaporkan masalah ini kepada orangtuanya. Orang tua korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pomalaa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saat kita dapat laporan, anggota langsung melakukan pengerjaran terhadap para pelaku. Namun yang baru tertangkap baru AG dan A. Tapi kita terus berupaya kejar tersangka yang lain. Kasus ini tetap kita lanjutkan,” tandas Ardhy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X