Kompas.com - 19/12/2013, 21:48 WIB
Ilustrasi: Narkoba
HANDININGIlustrasi: Narkoba
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- Modus penyelundupan narkoba dengan memakai bola tenis ke Lapas Kelas IIB Pakem, Sleman, Yogyakarta terbilang rapi. Ada kesepakatan waktu antara kurir narkoba dengan operator di dalam Lapas untuk memasukkan narkoba ke Lapas melalui bola tenis.

Selain itu, titik lempar bola tenis berisi narkoba juga sudah ditentukan. Bahkan, bola tenis yang dilemparkan juga diberi identitas pemesan narkoba.

"Sudah ada komunikasi dan koordinasi antara peluncur dengan operator yang ada di dalam lapas," jelas Kasat Narkoba Polres Sleman, AKP Dhanang Bagus Anggoro, Kamis (19/12/2013).

Berdasarkan keterangan tersangka, pelemparan bola tenis berisi narkoba dilakukan antara pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Sebab, dalam kurun waktu itu, para penghuni Lapas sedang dalam keadaan kegiatan bebas.

"Di sebelah utara lapas ada dua tiang listrik, dari tengah-tengah tiang itulah titik dimana tersangka melemparkan bola tenis ke dalam lapas," jelasnya.

Bola yang dilemparkan dari luar diposisikan jatuh ke kolam renang di dalam lapas atau lokasi kebun warga binaan. Agar tidak rusak atau basah, sebelum dimasukan ke bola tenis, narkoba pesanan dibungkus plastik dan dilakban.

"Bola yang dilempar juga diberi identitas. Sisalnya Sel A, Sel B. Tujuanya agar barang tidak tertukar dan sampai ke tangan pemesan," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dhanang mengungkapkan, tersangka sudah sekitar satu tahun menjadi peluncur (kurir) mengirimkan narkoba berupa sabu, ganja dan putau ke dalam lapas.

"Dari satu bola yang dilempar, dia (tersangka) mendapatkan upah antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000," katanya.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Satresnarkoba Polres Sleman meringkus seorang tersangka pemasok narkotika jenis ganja, sabu dan putaw ke dalam lapas Narkotika Kelas IIB Pakem, Sleman. Modus pengiriman yang dilakukan tersangka Adrian (27), warga Yogya, Mrican Condongcatur, Sleman ini tergolong unik, yakni melemparkan bola tenis berisi narkoba dari luar pagar ke dalam lapas.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.