Kompas.com - 10/12/2013, 21:34 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Jawa TImur, Aris Surya (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, terkait penanganan kasus korupsi di Jember, Senin (9/12/13) KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoKepala Kejaksaan Negeri Jember, Jawa TImur, Aris Surya (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, terkait penanganan kasus korupsi di Jember, Senin (9/12/13)
|
EditorFarid Assifa

JEMBER, KOMPAS.com
- Selama Tahun 2013, penyidikan dua kasus dugaan korupsi dihentikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Jawa Timur. Keduanya adalah pengadaan alat laboratorium Fakultas Farmasi Universitas Jember dan bedah rumah di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Pemkab Jember.

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jember, M Hambaliyanto, setelah dilakukan penyidikan mendalam, ternyata tidak ditemukan bukti yang kuat untuk melanjutkan kasus tersebut.

"Untuk pengadaan alat laboratorium Fakultas Farmasi Unej, ternyata barang yang awalnya tidak berfungsi, setelah didatangkan dua saksi ahli, yakni ahli teknis serta ahli yang biasa menggunakan alat tersebut, ternyata sekarang bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh mahasiswa," ungkap dia, Selasa (10/12/13).

Dengan begitu, lanjut Hambaliyanto, alat tersebut saat ini sudah bisa digunakan dan bisa dimanfaatkan oleh Universitas Jember. "Dengan demikian, Universitas Jember terbukti menikmati keuangan negara dan tidak ada kerugian negara atas kasus ini," katanya menambahkan.

Sementara untuk kasus dugaan korupsi bedah rumah sudah dihentikan sebelum kasus pengadaan alat laboratorium Fakultas Farmasi. Dikatakan Hambaliyanto, penyidik menghentikan kasus ini karena error in persona.

"Jadi kasus bedah rumah dilaporkan ke Kejaksaan tahun 2006, sementara tersangka yang telah ditetapkan yakni mantan Kepala Bapemas, SD, menjabat setelah tahun 2006, jadi salah orang. Untuk itu, kita hentikan dan dua kasus tersebut sudah kami keluarkan Surat Penghentian Proses Penyidikan (SP3)," pungkas jaksa asal Madura ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.