Kompas.com - 02/12/2013, 21:29 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, saat memberikan sambutan di aula Rektorat Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Senin (2/12/2013) malam Kompas.com/Sigiranus Marutho BereMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, saat memberikan sambutan di aula Rektorat Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Senin (2/12/2013) malam

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Dukungan pemerintah pusat untuk mengangkat status universitas di perbatasan Indonesia-Timor Leste menjadi negeri ditandai dengan kunjungan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Muhammad Nuh ke Universitas Timor (Unimor) di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Senin (2/12/2013).

“Saya memberikan perhatian khusus bagi Unimor untuk menjadi universitas negeri dan salah satu bentuknya adalah dengan kunjungan langsung ke Unimor sehingga kita berharap akan tumbuh menjadi universitas yang terbaik di daerah perbatasan,” jelas Nuh di depan ratusan dosen, pegawai, mahasiswa, serta pejabat muspida Kabupaten TTU di aula Rektorat Unimor, Senin malam.

“Kita juga bertekad untuk jadikan Unimor sebagai universitas negeri, namun juga harus didukung oleh semua pihak, karena Unimor ini bukan semata milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi juga milik kita semua, sehingga kita harus berbagi tugas dan kami memberikan dukungan penuh secara akademik dan pemerintah daerah menyediakan infrastruktur penunjang sehingga tujuan kita ini bisa tercapai,” sambungnya.

Menurut Nuh, Unimor di matanya sangat spesial karena merupakan satu-satunya calon universitas negeri yang dikunjunginya. "Saya tidak pernah mengunjungi universitas yang akan dinegrikan karena hanya diwakili oleh staf saya, tetapi khusus untuk Unimor ini, saya harus kunjungi,” kata Nuh.

Karena itu, Nuh berharap semua persoalan yang menghambat penegerian Unimor bisa segera diselesaikan sehingga pihaknya bisa segera memprosesnya. "Kami sekarang hanya menunggu saja, kalau sudah lengkap tinggal diserahkan dan kami akan proses,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Unimor, Sirilus Seran, mengatakan, semua kelengkapan penunjang sudah ada dan memenuhi syarat, tetapi kendala utamanya adalah Unimor belum memiliki sertifikat tanah sehingga saat ini masih menunggu Surat Keputusan dari Menteri Kehutanan.

“Pemerintah daerah pada tahun 2000 lalu telah menghibahkan tanah seluas 40 hektar untuk Unimor, namun sampai saat ini belum bersertifikat karena masih proses tukar guling dengan Dinas Kehutanan. Saat ini, kita hanya menunggu SK dari Menteri Kehutanan terkait tanah yang memang dulunya masuk kawasan hutan,” jelasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.