Kompas.com - 22/11/2013, 15:04 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Seorang ayah berinisial AA (35) tega memerkosa anak kandungnya sendiri yang berusia 11 tahun. AA diduga melakukan perbuatan itu di sebuah kamar kos di kawasan Sekeloa, Coblong, Bandung.

"Tersangka kami tangkap di kamar kosnya yang juga menjadi lokasi kejadian,” kata Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (22/11/2013).

Aksi AA terhadap anak yang masih duduk di kelas V sekolah dasar ini terungkap setelah si anak mengadu kepada salah satu anggota keluarganya sehari setelah peristiwa itu, tepatnya tanggal 13 November 2013.

Kemudian pihak keluarga melaporkan perbuatan AA ke Mapolrestabes Bandung keesokan harinya. "Pelaku kami tangkap setelah dilakukan penyidikan, sehari setelah pelaporan," ungkap Trunoyudo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, terungkap bahwa korban sempat diiming-imingi akan dibelikan ponsel baru jika mau menuruti permintaan sang ayah. Setelah si korban setuju dengan tawaran AA, sang ayah itu pun mulai merancang aksinya. Dia menjemput sang anak yang sebelum kejadian sedang berada di rumah neneknya.

“Setelah membelikan handphone, tersangka mengajak korban ke kosnya dan mengajak untuk berhubungan badan,” ujar Trunoyudo.

Sang anak tidak bisa berbuat apa-apa karena ayahnya mengancam akan membunuh jika tidak mau menuruti kemauannya. Selain itu, sebelum disetubuhi, pelaku juga sempat menampar dan memukul anaknya itu.

“Setelah disetubuhi, tersangka mengantarkan korban ke depan gang dekat rumah neneknya dan ditinggal. Kemudian korban mengadu kepada neneknya,” ungkap Trunoyudo.

Akibat perbuatannya, AA terancam hukuman 15 tahun penjara karena dianggap telah melanggar Pasal 81 jo 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X