Kompas.com - 26/10/2013, 08:55 WIB
Demo Buruh di DPR

Ribuan buruh berunjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sekitar 20 ribu buruh yang tergabung dalam berbagai serikat buruh yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI ), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI ) memenuhi jalan Gatot Soebroto di depan gedung DPR, Jakarta, Senin (21/10/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh

ummi hadyah saleh Demo Buruh di DPR Ribuan buruh berunjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sekitar 20 ribu buruh yang tergabung dalam berbagai serikat buruh yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI ), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI ) memenuhi jalan Gatot Soebroto di depan gedung DPR, Jakarta, Senin (21/10/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAKASSAR, KOMPAS.com - Untuk pengamanan demo buruh dan mogok nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan dana APBD senilai Rp 1 miliar. Dana pengamanan itu disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar di lantai tiga markas Polda Sulselbar, Jumat (25/10/2013).

"Anggaran pengamanan sudah disepakati senilai Rp 1 miliar yang bersumber dari APBD Sulsel," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar, Komisaris Besar Polisi Endi Sutendi di sela-sela rapat koordinasi tersebut. Pengamanan, ujar dia, akan dilakukan oleh polisi, TNI, dan Satpol PP.

Endi mengatakan anggaran itu tidak kemudian serta-merta harus habis untuk pengamanan aksi yang rencananya mulai digelar pada Senin (28/10/2013). "Jika aksi demo dan mogok tidak besar, tentunya jumlah personel juga bisa sedikit. Ya jelas biaya bisa berkurang, sehingga sisanya bisa dikembalikan ke kas daerah," tutur dia sembari berharap aksi demo dan mogok nasional itu tidak besar.

Dalam rapat koordinasi itu, hadir Kapolda Sulselbar Inspektur Jendral (Irjen) Polisi Burhanuddin Andi, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Ketua DPRD Sulsel M Roem, sejumlah serikat buruh, dan pemilik perusahaan. Selain membahas soal anggaran, dibahas pula tentang sistem pengamanan selama aksi demo dan mogok nasional buruh berlangsung di Sulsel.

Upah naik

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyatakan setuju menaikkan upah minimum yang dituntut para buruh. Namun, dia mengaku belum tahu seberapa besar kenaikan upah yang akan didapatkan para buruh.

"Tentunya, besaran gaji buruh akan diputuskan dalam rapat dengan DPRD dan Disnakertrans," kata Syahrul. Dia pun mengatakan selama ini upah buruh di provinsinya selalu mengalami kenaikan tiap tahun.

Aksi demo dan mogok nasional yang dilakukan buruh di Sulsel akan berpusat di kota Makassar pada 28, 29, dan 30 Oktober 2013. Aksi prakondisi sudah dimulai sepanjang bulan ini, dengan mengabarkan seruan mogok nasional pada tiga hari tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.