Keluarga Korban Protes, Reka Ulang Pembunuhan di Manado Diulang

Kompas.com - 25/10/2013, 17:03 WIB
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com - Rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan yang terjadi di kafe Lecci Manado harus diulang setelah mendapat protes dari pihak keluarga korban, Jumat (25/10/2013). Protes itu dilayangkan karena pihak keluarga merasa polisi tidak melibatkan mereka dalam adegan reka ulang tersebut.

"Kami diundang datang ke Polsek Sario untuk menyaksikan rekonstruksi itu, tetapi tanpa pemberitahuan polisi lalu mengubah lokasinya di Polresta Manado," ujar salah satu keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya.

Semula, polisi akan menggelar reka ulang di Polsek Sario karena merupakan tempat kejadian perkara. Namun karena pertimbangan keamanan, polisi lalu memindahkan lokasi reka ulang di bagian belakang Mapolresta Manado.

Merasa tidak diberitahu, keluarga korban memprotes hal tersebut. Sempat terjadi keributan di Polsek Sario. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, polisi lalu menjadwalkan kembali rekonstruksi tersebut.

Mendapat kabar bahwa rekonstruksi akan diulang, ratusan orang dari keluarga korban mendatangi Mapolresta Manado. Mereka ingin melihat bagaimana keluarga mereka dihabisi oleh para tersangka. Kedatangan ratusan orang tersebut, membuat anggota polisi yang bertugas di Mapolresta Manado harus berjaga ketat.

Walau keluarga korban diizinkan masuk ke halaman Mapolresta, namun semua pintu pagar ditutup dengan alasan keamanan. Rekonstruksi pun digelar di halaman depan Mapolresta Manado dengan penjagaan yang ketat.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap bahwa korban, Fandy Rumengan (28) dibunuh oleh tersangka FL (17) dengan sebilah pisau pada Sabtu (12/10/2013). Penikaman tersebut bermula dari pesta minuman keras yang mereka gelar. Saat sedang asyik minum, tak sengaja gelas yang mereka pakai tersenggol dan jatuh. Pertengkaran pun terjadi. Karena semua sudah dipengaruhi oleh minuman keras, mereka pun berkelahi hingga berujung kematian Fandy.

Tersangka FL dibekuk oleh Timsus Polda Sulut dan Tim Buser Polsek Sario sehari sesudah peristiwa tersebut. Tersangka terpaksa ditembak sebanyak empat kali kabur saat hendak ditangkap. Selain FL, polisi juga menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.