Kompas.com - 24/10/2013, 20:35 WIB
Ilustrasi Korupsi ShutterstockIlustrasi Korupsi
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Pamekasan (Kejari) Kamis (24/10/2013) menahan tersangka kasus tindak pidana korupsi penyelewengan bantuan beras untuk rakyat miskin (Raskin). Tersangka bernama Urip, Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Urip ditahan setelah Kejari Pamekasan melakukan pemeriksaan secara maraton kepada 15 saksi. Urip ditahan di Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan, lima jam lebih awal dari eks Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama (Mapenda) Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Juhairiyah yang dipenjara dalam kasus korupsi dana madrasah.

Firmansyah, Kepala Seksi Intel Kejari Pamekasan mengatakan, kasus korupsi yang dilakukan Urip itu terjadi pada tahun 2012 kemarin. Selama 20 hari ke depan, sambil menunggu proses persidangan, Urip dititipkan di Lapas Pamekasan karena dikhawatirkan melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.  

Lebih lanjut Firmansyah, dari keterangan para saksi, jatah raskin yang seharusnya diberikan secara utuh 15 kilogram untuk masing-masing rumah tangga sasaran (RTS), ternyata dipotong untuk kepentingan pribadi.  

"Hal itu didukung dengan data-data dan keterangan yang sudah disampaikan di hadapan penyidik Kejari, dan keterangan itu meyakinkan," jelas Firmansyah.

Data yang dihimpun Kompas.com, pagu raskin di Desa Tanjung sejak 2010 sampai pertengahan 2012 lalu sebanyak 789 sak atau 11,8 ton per bulan. Beras itu akan diberikan kepada RTS di 10 dusun di desa itu.

Dari pagu yang diperoleh itu diduga tidak disalurkan secara utuh kepada masyarakat. Dugaan pemotongan Raskin di Desa itu duga masih berlanjut pada pendistribusian tahun 2013. Sabab, dari pagu raskin yang berjumlah 504 sak per bulan atau sabanyak 1.008 sak untuk dua bulan, hanya disalurkan sebanyak 750 sak dengan asumsi 75 sak per dusun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.