Kompas.com - 22/10/2013, 14:04 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
DEMAK, KOMPAS.com — Demi memenuhi permintaan istri, suami bisa berbuat nekat. Itulah yang dialami Nur Hariono (34), warga Jati, Kudus, Jawa Tengah. Berdalih sang istri meminta sepeda motor, ia bersama rekannya Ali Naim (31) warga Desa Puri, Pati, mencuri motor.

Sialnya, bukan mendapatkan kendaraan yang dikehendaki, keduanya justru tertangkap dan dihakimi massa.

Awalnya, keduanya berboncengan keliling wilayah itu, Sabtu (12/10/2013), untuk mencari sasaran. Tiba di Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Demak, mereka mendapati sebuah sepeda motor Mio terparkir di depan rumah.

Merasa situasi aman, mereka lantas berusaha mencuri motor tersebut. Namun, aksi kedua pelaku yang dilakukan di siang bolong itu gagal total. Pemilik motor tadi ternyata memang sengaja mengintai pergerakan kedua pencuri itu.

Sontak teriakan “maling” menyebabkan warga berhamburan keluar dan mengejar kedua tersangka. Kesal dengan ulah kedua pelaku, sepeda motor bernomor polisi K 3433 ES, milik salah satu pelaku pun dibakar warga.

Tak hanya itu, kedua pelaku babak belur dihakimi warga. Beruntung ada warga yang menyelamatkan keduanya dan diserahkan ke polisi. “Istri saya minta ganti motor Mio yang diambil oleh dealer karena tidak bisa membayar angsuran. Dia sempat jatuh sakit, sebagai suami saya tidak tega,” kata Nur Hariono, dalam gelar perkara di Mapolres Demak, Selasa (22/1 /2013).

Tersangka lainnya, Ali Naim mengaku bersedia diajak oleh Nur Hariono, karena dijanjikan akan mendapatkan upah sebesar Rp 1.000.000 apabila berhasil. “Lha gimana lagi Mas, namanya disambati (dimintai tolong) sama teman. Kita sudah lama berteman ya mau saja,” kata Ali Naim.

Menurut AKP Sutomo, Kepala Sub Bagian Humas Polres Demak, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mencuri sepeda motor untuk mengganti sepeda motor istrinya yang telah diambil dealer.

“Kita tidak bisa percaya begitu saja. Ini masih dikembangkan kasusnya. Bukan tidak mungkin kedua tersangka merupakan spesialis curanmor, karena ada yang berperan sebagai joki dan juga pemetik,” kata AKP Sutomo.

Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang bukti sepeda motor Mio H 2463 PN dan sepeda motor tersangka yang hangus dibakar massa diamankan di Mapolres Demak. Keduanya akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.