Kompas.com - 21/10/2013, 22:38 WIB
Para pekerja media saat berada di media center 'royal wedding' Yogyakarta, Senin (21/10/2013). KOMPAS.com/Yustinus Wijaya KusumaPara pekerja media saat berada di media center 'royal wedding' Yogyakarta, Senin (21/10/2013).
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Acara pernikahan GKR Hayu dengan KPH Notonegoro setidaknya diliput sekitar 57 media, baik nasional maupun luar negeri. Pihak panitia "Royal Wedding" beberapa hari sebelum acara digelar telah memberikan arahan mengenai pakaian adat yang dikenakan. Namun, masih banyak pekerja media yang salah memakai kostum.

Akibatnya, beberapa pekerja media harus mendapat teguran dari para abdi dalem yang menjaga pintu masuk keraton.

"Nyuwun sewu (maaf) Mas, ini belangkon mantenan, bukan belangkon Yogya Mataraman," tegur salah seorang abdi dalem di depan Dalem Kesatriyan saat melihat juru kamera sebuah stasiun televisi yang hendak masuk ke keraton, Senin (21/10/2013).

Abdi dalem tersebut lantas menjelaskan bahwa belangkon model Yogya Mataraman modelnya seperti yang dikenakan abdi dalem di Keraton Ngayogyakarta. Belangkon gaya Yogya ada mondholan di bagian belakang, sedangkan belangkon gaya Solo terdapat trepes, atau tidak ada mondholan di belakangnya. "Ini yang gaya Yogya Mataraman, ada mondholan di bagian belakangnya," tuturnya.

Tak hanya mengenakan belangkon gaya Solo, ada juga pekerja media yang salah mengenakan ikat kepala gaya Banyumasan atau Tegal, yakni ikatan belakang belangkon memanjang hingga bahu.

Selain belangkon, salah kostum juga terlihat pada kain jarik yang digunakan wartawan. Beberapa pekerja media ada yang mengenakan kain jarik yang diwiru seadanya.

Kendati demikian, para abdi dalem dengan penuh kesabaran dan keramahan segera membantu memperbaiki lipatan kain wiru model engkol yang dikenakan oleh pekerja media.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.