Ratusan TKI Dipulangkan dari Arab Saudi

Kompas.com - 16/10/2013, 20:34 WIB
Arab Saudi untuk pertama kalinya menawarkan pemutihan kepada pekerja asing gelap. BBCArab Saudi untuk pertama kalinya menawarkan pemutihan kepada pekerja asing gelap.
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 684 tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur dipulangkan dari Arab Saudi menggunakan pesawat haji yang pulang ke Indonesia dalam beberapa penerbangan beberapa waktu lalu. Mereka dipulangkan karena statusnya "overstay" atau melebihi batas tinggal.

Sebenarnya, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jatim Hary Soegiri, total TKI yang dipulangkan adalah 3.419 orang, namun 20 persennya atau 684 orang berasal dari Jatim.

"Di Arab Saudi, mereka telantar, dan bahkan ada yang tinggal di kolong jembatan," katanya, Rabu (16/10/2013).

Kebijakan menggunakan pesawat yang ditumpangi jamaah haji, karena saat pulang ke Indonesia, pesawat Garuda Indonesia tersebut dalam keadaan kosong. "Daripada kosong, lebih baik digunakan untuk mengangkut TKI yang terlantar, agar lebih efektif," terangnya.


Dari 684 TKI overstay yang berada di tanah suci tersebut, kata Hary, sebagian besar atau sekitar 70 persen merupakan TKI yang menggunakan visa umroh, sedangkan sisanya yakni 30 persen TKI resmi yang melarikan diri dari rumah majikannya akibat tidak ada kecocokan selama bekerja di rumah majikannya.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan kabupaten/kota tempat asal para TKI, serta dengan pemerintah pusat untuk memastikan bahwa mereka akan kembali ke tempat asal dengan selamat. Kedepan Pemprov Jatim akan memperketat pengiriman TKI baik dari jalur resmi maupun non-resmi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X