Kompas.com - 29/09/2013, 18:40 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjenguk bayi kembar parasit bernama Ginan Septian Nugraha di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSHS Bandung, Minggu (29/9/2013). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjenguk bayi kembar parasit bernama Ginan Septian Nugraha di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSHS Bandung, Minggu (29/9/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Setelah Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan kesiapan untuk menanggung biaya perawatan hingga operasi pemisahaan bayi kembar parasit bernama Ginan Septian Nugraha melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun menyatakan hal yang sama.

"Ya, pasti optimal, kerjasama dengan RSHS. Sekarang kan, masih di-cover Jamkesda, tapi ada limitnya. Kita upayakan agar tidak menyulitkan orangtuanya," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat ditemui seusai menjenguk Ginan Septian Nugraha di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSHS Bandung, Minggu (29/9/2013).

Deddy megatakan, Pemprov Jawa Barat dan RSHS memastikan kepada orangtua bayi Ginan, agar tidak lagi memikirkan masalah biaya perawatan dan operasi yang saat ini selalu menimbulkan pertanyaan di hati keluarga Ginan.

Selain itu, Deddy juga berpesan kepada orangtua bayi Ginan yaitu Aep Supriatna dan Yani Mulyani untuk tetap kuat menghadapi cobaan seperti yang terjadi pada putra ketiganya itu.

"In sha Allah, kalau sudah begini, milik kita semua, tanggung jawab kita semua. In sha Allah tidak ada masalah soal ini (biaya perawatan)," kata Deddy.

Seperti diberitakan, Ginan Septian Nugraha terlahir dengan kondisi conjoined twin parasitic atau kembar siam parasit. Saudara kembarnya yang memiliki bentuk tidak sempurna, menempel dan keluar dari mulut bayi yang sehat.

Dokter menyebut bayi parasit tersebut sebagai tumor epignathus teratoma. Setelah dilakukan operasi pemisahan, mulut Ginan tidak bisa menutup lantaran rahang bawahnya sudah terbiasa menahan beban kembarannya yang bersifat parasit itu. Sendi rahang Ginan tidak berada pada tempatnya. 

---

Informasi penyaluran bantuan untuk Keluarga Ginan Septian Nugraha dapat menghubungi e-mail: redaksikcm@kompas.com



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X