Badai Hantam Tenda Bengkulu Expo, Satu Wartawan Patah Bahu

Kompas.com - 29/09/2013, 17:06 WIB
Hujan deras disertai badai yang mengguyur Kota Bengkulu sejak kemarin sore, mengakibatkan puluhan tenda panitia acara Bengkulu Expo rusak, satu wartawan TV lokal, Esa TV mengalami patah bahu kiri KOMPAS.com/FirmansyahHujan deras disertai badai yang mengguyur Kota Bengkulu sejak kemarin sore, mengakibatkan puluhan tenda panitia acara Bengkulu Expo rusak, satu wartawan TV lokal, Esa TV mengalami patah bahu kiri
|
EditorGlori K. Wadrianto
BENGKULU, KOMPAS.com - Hujan disertai badai yang melanda Kota Bengkulu sepanjang malam mengakibatkan puluhan tenda kegiatan Bengkulu Expo beterbangan, satu wartawan, Edwin Tuarissa yang sedang meliput kegiatan tersebut mengalami patah bahu sebelah kiri dan luka robek di bagian kepala, setelah tertimpa tenda yang disapu angin.

Saat ini, kameramen sebuah televisi lokal tersebut sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu. Badai terjadi pada Minggu (29/9/2013) pukul 11.26 WIB, membuat tenda utama Panitia Bengkulu Expo dan sejumlah tenda lainnya bertumbangan. Tidak hanya itu, atap seng UPTD Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, di Sport Center ambruk dan beterbangan.

Selain melukai salah seorang wartawan, badai juga menciderai tiga mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi negeri mengalami pingsan, saat kejadian. Ditambah lagi, satu unit mobil Avanza milik tamu undangan ikut tertimpa tenda. Akibatnya, bagian depan mobil mengalami rusak parah. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Kolendri membenarkan kejadian tersebut. "Memang benar ada sejumlah tenda yang roboh. Dan kalau korban jiwa tidak ada. Hanya saja, ada yang mengalami luka berat saat kejadian angin kencang melanda tadi di Sport Center," kata Kolendri.

Berdasarkan data terhimpun di lokasi, angin kencang yang melanda Sport Center Obyek Wisata Pantai Panjang, datang begitu cepat. Sehingga ratusan pengunjung ke Bengkulu Expo berhamburan keluar dari tenda.

Tidak hanya itu, kegiatan yang digelar panitia pun langsung dihentikan. Tamu udangan yang berada di panggung utama saat perlombaan pun berhamburan keluar. Mulai dari Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu, Hasanuddin, serta tamu undangan dari 10 kabupaten dan kota pun ikut menyelamatkan diri.

Kanit Reg Iden Polres Bengkulu, Ipda Yudi mengatakan, angin kencang yang melanda di Sport center menggumpal seperti puting beliung. Sehingga seluruh tenda menjadi ambruk begitu juga dengan atas seng UPTD Dispora.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, Padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, Padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

Regional
Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Regional
Letusan Gunung Api Sebabkan Pemanasan Global? Ini Penjelasan Ahli ITB

Letusan Gunung Api Sebabkan Pemanasan Global? Ini Penjelasan Ahli ITB

Regional
Informasi PPKM Tahap Kedua di Banyumas Simpang Siur, Bupati: Inginnya Enggak Ada PPKM

Informasi PPKM Tahap Kedua di Banyumas Simpang Siur, Bupati: Inginnya Enggak Ada PPKM

Regional
Adik Bupati Minahasa Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pemecah Ombak

Adik Bupati Minahasa Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pemecah Ombak

Regional
Tersinggung Disebut Ganteng, Pria Bacok Teman Satu Kos hingga Tewas

Tersinggung Disebut Ganteng, Pria Bacok Teman Satu Kos hingga Tewas

Regional
Soal Perpanjangan PPKM, Ganjar Siapkan Rp 1 Triliun, Rudy Akan Buat Aturan Baru

Soal Perpanjangan PPKM, Ganjar Siapkan Rp 1 Triliun, Rudy Akan Buat Aturan Baru

Regional
Cegah Kerumunan, Kawasan GOR H Agus Salim Padang Ditutup 2 Hari

Cegah Kerumunan, Kawasan GOR H Agus Salim Padang Ditutup 2 Hari

Regional
Pemeran Pria Video Mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu Diduga Oknum Polisi

Pemeran Pria Video Mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu Diduga Oknum Polisi

Regional
Polisi Selidiki Mayat Pria Mengambang di Perairan Cirebon, Sebagian Kukunya Diwarnai

Polisi Selidiki Mayat Pria Mengambang di Perairan Cirebon, Sebagian Kukunya Diwarnai

Regional
Bunga Langka Rafflesia Tuan-Mudae Mekar di Cagar Alam Maninjau

Bunga Langka Rafflesia Tuan-Mudae Mekar di Cagar Alam Maninjau

Regional
Hujan Deras Sebabkan Jembatan Gantung Penghubung 2 Desa di Cianjur Ambruk, Jalan Tertutup Longsor

Hujan Deras Sebabkan Jembatan Gantung Penghubung 2 Desa di Cianjur Ambruk, Jalan Tertutup Longsor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X