Puting Beliung Terjang Delapan Rumah di Bengkulu

Kompas.com - 29/09/2013, 16:27 WIB
Angin puting beliung menghantam delapan rumah warga di Kota Bengkulu. KOMPAS.com/FirmansyahAngin puting beliung menghantam delapan rumah warga di Kota Bengkulu.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BENGKULU, KOMPAS.com - Delapan unit rumah warga milik warga RT 4 dan RT 5, Kelurahan Nusa Indah, Bengkulu rusak berat dihantam angin puting beliung pada pukul 10.00 WIB, Minggu (29/9/2013). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Angin puting beliung datang mendadak saat hujan sedang deras mengguyur Kota Bengkulu sejak malam. "Kejadian pukul 10.00 WIB pada saat kami di dalam rumah semua mendadak angin kencang disertai suara bergemuruh menyapu rumah kami, hingga atap rumah banyak yang lepas dan terbang," kata salah satu korban, Danto.

Untuk mengatasi kerusakan rumah, warga setempat bergotong royong memperbaiki rumah-rumah yang rusak. Sementara bantuan dari pemerintah baru tiba pada pukul 15.00 WIB, berupa terpal untuk pembuatan tenda sementara.

Hingga berita ini diturunkan rumah-rumah warga yang rusak tersebut telah diperbaiki seadanya. Warga juga berharap bantuan dari Pemerintah tidak hanya sebatas terpal. "Kami sangat memerlukan bahan material seperti seng, untuk membuat atap rumah yang hancur, saat ini kami menggunakan seng yang telah rusaj untuk dipakai sementara waktu," ungkap Danto.

Hujan mengguyur Kota Bengkulu berlangsung sejak kemarin sore dan hingga saat ini hujan masih mengguyur beberapa bagian di daerah itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X