Kompas.com - 18/09/2013, 09:53 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MEDAN, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia Persero Divisi Regional I Sumatera Utara akan menjalani sidang perlawanan gugatan eksekusi dan pendaftaran Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (18/9/2013).

Untuk mendapatkan perhatian masyarakat agar ikut berperan aktif melakukan pengamanan dan penyelamatan aset negara milik PT KAI yang terletak di Jalan Jawa, Jalan Veteran, Jalan Madura dan Jalan Timur, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, seribuan orang dari Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) melakukan demonstrasi damai.

Mereka mendatangi PN Medan, kantor Wali Kota Medan dan gedung DPRD Sumatera Utara, pagi ini. Mereka menolak eksekusi yang akan dilaksanakan PN Medan atas aset negara milik PT KAI.

Adalah PT ACKH yang diduga telah mengganti kerugian aset PT KAI senilai Rp 13 miliar dari masyarakat setempat. Lalu, PT ACKH membangun kompleks Medan Center Point yang terdiri dari hotel, apartement, office medical center, supermall, convention hall, dan pertokoan.

Pembangunannya terindikasi tidak memiliki IMB sesuai surat Kadis TRTB Nomor:640/0933 tanggal 5 Februari 2013 dan dipertegas keterangan Wali Kota Medan.

Humas PT KAI, Rapino Situmorang mengatakan, tanah di Kelurahan Gang Buntu, Medan, adalah aset negara yang dimiliki PT KAI sesuai surat Menkeu RI No.S-1069/HK.03/1990 tanggal 4 September 1990.

Hal ini dikuatkan dengan lima putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap serta aturan hukum lain yang menegaskan PT ACKH secara melawan hukum menguasai aset negara.

"PT ACKH tengah mengajukan pemanggilan dalam rangka eksekusi putusan MA dan PT KAI menolak dengan tegas pemanggilan tersebut karena ada lima putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," kata dia.

"Kami meminta eksekusi batal demi hukum dan meminta perlindungan hukum kepada MA untuk mempertahankan aset negara demi kepentingan bangsa dan negara. Kami sudah mengajukan upaya PK," kata Rapino lagi.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X