Kompas.com - 13/09/2013, 15:42 WIB
Dua titik longsor yang menimbun ruas jalan trans sulawesi tepatnya di kecamatan Pamboang Majene, sulawesi barat, menyebbakan antrian panjang hingga tiga kilometer dari dua arah. Perbaiakan ruas jalan di sepanjang jalur ini menyebbakan kemacetan makinn parah. KOMPAS.com/ JunaediDua titik longsor yang menimbun ruas jalan trans sulawesi tepatnya di kecamatan Pamboang Majene, sulawesi barat, menyebbakan antrian panjang hingga tiga kilometer dari dua arah. Perbaiakan ruas jalan di sepanjang jalur ini menyebbakan kemacetan makinn parah.
|
EditorFarid Assifa

MAJENE, KOMPAS.com - Dua titik longsor memutuskan jalur lintas barat Sulawesi tepatnya di Kecamatan Pamboang, Majene, Sulawesi Barat, Jumat (13/9/2013) siang tadi. Ribuan kendaraan angkutan umum lintas propinsi dari dua arah terjebak longsor.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, meski sebuah peralatan berat eskavator sedang bekerja untuk mengevakuasi timbunan longsor batu bercampur tanah, namun hingga kini ratusan kendaraan dari dua arah tak bisa bergerak. Hanya kendaraan motor yang bisa melintasi longsor, itu pun harus dibantu dnegan cara diangkat untuk bisa melanjutkan perjalan ke tujuan.

Ridwan, salah satu pengendara mengaku sudah dua jam lebih kendaraannya terjebak longsor dan tak bisa melanjutkan perjalanan menuju kota Mamuju. Untuk menghibur diri dan menghindari cuaca panas, para pengendara memilih meninggalkan kendaraan untuk berteduh di bawah pohon menunggu proses evakuasi material longsor selesai dan pengendara bisa melanjutkan perjalanan mereka ke tujuan.

Sejumlah wartawan yang akan meliput di Mamuju pun ikut terjebak longsor. Anugrah Siarrah, wartawan Trans TV Sulbar yang sedianya akan meliput sejumlah agenda kegiatan liputan di Mamuju, ikut terjebak dan tak bisa melanjutkan perjalanan.

Hanya motor yang bisa lewat, itu pun dibantu warga dengan cara diangkat agar bisa melanjutkan perjalanan mereka ke tujuan. Sedangkan mobil harus bersabar menunggu sebuah eskavator bekerja membersihkan material longsor di dua titik. Diperkirakan ribuan kubik material longsor di dua titik memerlukan waktu evakuasi berjam-jam sebelum bisa dilalui kendaraan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.