Kompas.com - 09/09/2013, 15:41 WIB
Kader PDI Perjuangan sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/Indra AkuntonoKader PDI Perjuangan sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com
 — Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap bisa bertemu dengan para produsen tahu dan tempe di Jawa Tengah untuk berdiskusi terkait kondisi harga kedelai yang semakin melonjak belakangan ini. Hal itu menyusul aksi produsen di sejumlah daerah, termasuk di Jawa Tengah, yang mogok memproduksi tahu dan tempe saat ini.

“Saya berharap bisa bertemu dengan mereka (produsen tahu dan tempe), saya ingin menjembatani dan berbicara dengan mereka terkait stok, harga, dan upaya pengendalian harga kedelai,” terang Ganjar seusai menjadi pembina upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2013 di Magelang, Senin (9/9/2013).

Politisi PDI Perjangan itu juga berencana akan segera bertemu dengan Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan guna membicarakan kebijakan harga komoditas kedelai. Pada kesempatan itu, kata Ganjar, dirinya juga akan memastikan bahwa pasokan kedelai tidak sampai terganggu.

“Mungkin kita akan bicarakan soal kebijakan harga, bisa enggak negara memberikan subsidi di tengah lonjakan harga kedelai yang semakin tinggi, ditambah nilai dollar yang juga tinggi, sehingga mereka tidak semakin terperosok,” tukas Ganjar.

Ganjar berpendapat, solusi terdekat untuk mengatasi kondisi saat ini adalah dengan mengeluarkan semua stok kedelai yang ada. Sebab, stok merupakan persoalan utama yang tengah dihadapi para produsen tempe dan tahu.

“Kita keluarkan stok. Persoalannya kan itu sebenarnya, baru selanjutnya kita tentukan harga tertinggi mana yang bisa ditoleransi. Saya lagi ngitung-ngitung, mungkin enggak negara memberikan subsidi dalam waktu dekat ini," pungkas Ganjar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X