Trafo PLN Rusak, Beberapa Kabupaten di Jateng-DIY Gelap

Kompas.com - 03/09/2013, 19:34 WIB
Ilustrasi mati lampu. AFPIlustrasi mati lampu.
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com
- Gangguan trafo yang terjadi pada Selasa (3/9/2013) pukul 16.32 WIB menyebabkan listrik di beberapa kabupaten di wilayah Jawa Tengah dan DIY padam. Hingga Selasa malam petugas PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY masih melakukan upaya penanganan.
    
"Sebagian besar wilayah Jateng padam akibat adanya trafo di Ungaran (Kabupaten Semarang, red) mengalami putus trip atau kehilangan daya," kata Deputi Manajer komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY Supriyono di Semarang, Selasa.

Akibat gangguan trafo tersebut, lanjut Supriyono, sebanyak 1.620 megawatt (MW) hilang atau listrik padam di sebagian besar wilayah Jateng.

Ia menyebutkan, daya listrik yang ada di pelanggan normalnya 2.850 MW dan beban puncaknya 3.100 MW. Dari beban normal 2.850 MW, saat ini daya yang hilang mencapai 1.620 MW, sehingga sebagian besar tidak dapat teraliri listrik.

Supriyono menyebutkan, sejumlah wilayah yang saat ini padam yakni wilayah Jawa Tengah bagian utara dari Tegal hingga Cepu seperti Tegal, Semarang, Grobogan, Blora, dan Cepu.

Mengenai perbaikan, Supriyono mengaku saat ini petugas masih terus berupaya dan berharap dapat secepatnya kembali normal.

Padamnya listrik juga terjadi di pusat Kota Semarang seperti Jalan Pahlawan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas menjadi tersendat.
    
Sebagian daerah di Kota Semarang yang masih tetap teraliri listrik seperti di daerah Jomblang Perbalan, Kecamatan Candi dan Jalan Erlangga Semarang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X