4,5 Kilogram Ganja Dibakar di Mapolda Jateng

Kompas.com - 27/08/2013, 11:15 WIB
Pemusnahan barang bukti narkoba golongan I jenis ganja seberat 4,5 kilogram di halaman Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Selasa (27/8/2013) KOMPAS.com/PUJI UTAMIPemusnahan barang bukti narkoba golongan I jenis ganja seberat 4,5 kilogram di halaman Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Selasa (27/8/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com — Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Tengah memusnahkan narkoba jenis ganja seberat 4,5 kilogram. Pemusnahan dengan pembakaran itu dilakukan di halaman Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Selasa (27/8/2013).

Barang bukti tersebut didapatkan dari tiga tersangka, yakni Danang, warga Ambarawa, Kabupaten Semarang; Jaya (17), warga Bekasi; dan Alfarel (18), warga Bekasi. Ketiganya ditangkap di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, pada 1 dan 2 Agustus lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes John Turman Panjaitan mengatakan, penangkapan berawal dari ditangkapnya tersangka Danang. Dari penangkapan itu diketahui akan ada transaksi narkoba pada hari berikutnya.

Saat penangkapan Danang, polisi hanya menemukan empat bungkus ganja paket kecil. "Kemudian diselidiki dan diketahui akan ada transaksi, awalnya belum tahu transaksi apa, akhirnya saat ditangkap dengan barang bukti hampir 5 kg ganja itu," ujarnya.

Ketiga tersangka memiliki peran sebagai pengedar. Dua tersangka membawa barang dari Bekasi dan satu tersangka pengedar di wilayah Semarang dan Kabupaten Semarang.

John mengatakan, sempat terjadi kejar-kejaran antara tersangka dan petugas. Sebab, tersangka lain saat itu belum diketahui, tetapi akhirnya bisa tertangkap semua. "Saat ditangkap, mereka tidak membawa barang bukti, dan ternyata disembunyikan di depan rumah kosong di daerah itu juga," tambahnya.

Jaringan ini diduga sebagai jaringan baru. Mereka juga mengaku tidak saling mengenal dan hanya berkomunikasi melalui telepon seluler. "Ini masih terus didalami karena tergolong pengedar besar, dan kita semua sudah berniat untuk serius menangani ini," katanya.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Dwi Priyatno mengatakan, korban narkoba saat ini sudah meluas dan tidak melihat status sosial. "Terlebih lagi sebagian besar mereka dalam usia produktif, ini yang harus kita cegah," ujarnya.

Selain berkonsentrasi untuk memberantas peredaran, pihak kepolisian juga melakukan pencegahan. Selain di masyarakat umum, juga dilakukan pencegahan peredaran di dalam lembaga pemasyarakatan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Regional
Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Regional
321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Regional
Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X