Kompas.com - 23/08/2013, 18:06 WIB
EditorKistyarini
PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Jumlah korban meninggal dalam musibah terbakarnya kapal cepat Ekspres Bahari pada 22 Agustus  bertambah dua orang dari sebelumnya empat penumpang.

"Kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan petugas pelabuhan Pangkalbalam dan Pelabuhan Tanjung Pandan yang telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu pencarian dan evakusi korban sejak kemarin malam," kata Choyriah Bari, Kasubsi Lalu Lintas Kapal Adpel, di Pangkalpinang, Jumat (23/8/2013).

Ia menjelaskan, kedua korban meninggal itu ditemukan di sekitar lokasi terbakarnya kapal cepat Ekspres Bahari yang berangkat dari Pelabuhan Pangkalbalam, Tanjungpinang (Pulau Bangka) menuju Pelabuhan Tanjung Pandan (Pulau Belitung), Kamis.

"Informasi yang kami sampaikan merupakan data yang berasal dari petugas di lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak yang berwengan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat khususnya keluarga korban dalam musibah itu untuk mencari dan meminta perkembangan informasi kepada pihak yang berwenang yakni Kantor Kesahbandaran dan Ototitas Pelabuhan (KSPO) di daerah ini, Basarnas, dan kepolisian.

"Banyak informasi yang beredar di masyarakat kurang akurat dan hanya mencipatakan desas-desus yang dapat menyebabkan kepanikan di daerah ini," ujarnya.

Ia mengungkapkan, penyebab sementara terbakarnya kapal Ekspres Bahari karena kelalaian penumpang yang membuang puntung rokok dan mengenai bahan yang mudah terbakar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami belum bisa memastikan penyebab musibah itu karena masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian dan petugas pelabuhan," ujarnya.

Ia berharap, masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang banyak beredar di daerah itu dan melakukan recheck pada pihak yang memiliki wewenang.

"Kami berharap masyarakat tidak langsung menerima begitu saja informasi yang beredar tanpa jelas siapa yang menyampaikan," ujarnya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.