Kompas.com - 22/08/2013, 11:16 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com — Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Restuardy Daud membenarkan adanya surat yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada Plt Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Hal ini menjawab spekulasi yang terjadi di masyarakat terkait keaslian surat Mendagri yang beredar secara luas, padahal sifat surat itu rahasia.  

“Benar bahwa Kemendagri mengeluarkan surat tertanggal 2 Agustus, terkait dengan permintaan keterangan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Plt Bupati Kolaka,” kata Restuardy Daud melalui telepon, Kamis (22/8/2013).

Ketika ditanya sanksi yang akan diberikan kepada Plt Bupati Kolaka ketika tidak mengindahkan surat Mendagri, Restuardy menjawab, keluarnya surat Mendagri disebabkan Plt Bupati Kolaka telah melakukan pengangkatan dan pemberhentian pejabat lingkup Pemkab Kolaka dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Maka hal itu dianggap tidak sah.

Karena itu, Mendagri meminta kepada Plt Bupati Kolaka untuk segera mengambil langkah-langkah peninjauan kembali atau membatalkan SK yang telah dikeluarkannya karena tidak sah.  

“Kami akan terus me-monitoring masalah ini. Karena ini baru saja kita melaksanakan hari raya, maka kami masih menunggu Plt Bupati Kolaka melaksanakan surat Mendagri dan hasilnya dilaporkan kepada Mendagri cq Inspektur Jenderal pada kesempatan pertama. Jadi masih ada waktu,” kata Juru bicara Kemendagri.

Dia berharap Plt Bupati Kolaka, Dr H Amir Sahaka segera menindaklanjuti isi surat Mendagri itu.

Terkait sanksi yang akan diberikan ketika surat Mendagri tak diindahkan, Restuardy Daud mengungkapkan, dalam surat tersebut terdapat tembusan yang disampaikan kepada Gubernur Sultra, Inspektur Provinsi Sultra, Inspektur Kabupaten Kolaka, dan Ketua DPRD Kolaka.

Oleh karena itu, Kapuspen berharap kepada Gubernur Sultra selaku wakil pemerintah pusat di daerah supaya segera memberikan pembinaan dan pengawasan terkait masalah ini agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.