Kompas.com - 20/08/2013, 14:57 WIB
Warga Purwosari, Solo, menolak penggusuran PT. KAI, Selasa (20/8/2013). KOMPAS.COM/ M WismabrataWarga Purwosari, Solo, menolak penggusuran PT. KAI, Selasa (20/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SOLO, KOMPAS.com — Puluhan warga Joho, Purwosari, Solo, nekat menghadang proses eksekusi PT KAI, Selasa siang (20/8/2013). Warga tampak berjaga-jaga tidak jauh dari ketiga rumah milik Hartoyo, Janto, dan Mujianto.

Warga melontarkan protes menyusul rencana eksekusi yang dianggap tidak sesuai prosedur. Pasalnya, warga merasa sudah membayar uang sewa kepada PT KAI.

Suasana sempat memanas saat beberapa anggota Polsuska Stasiun Purwosari datang ke lokasi eksekusi. Mereka lantas diusir warga. Anggota Polsuska memilih untuk pergi agar tidak memancing kemarahan massa.

Setelah itu, proses dialog dilakukan antara pihak kepolisian dan warga. "Kita berharap proses eksekusi sesuai prosedur dan yang berhak adalah PN. Kalau PT KAI nekat, akan saya tuntut secara institusi," kata Sukasno, Kepala DPRD Surakarta, yang ikut dalam dialog.

Sukasno juga berharap warga juga menaati keputusan pengadilan jika nantinya mengharuskan warga harus pindah dari tanah milik KAI tersebut. "Kita mau pindah kalau sesuai prosedur hukum, kalau kita dipaksa pindah, kita menolak karena kita bayar sewa sama KAI, Mas, jadi ya harus sesuai kesepakatan," kata Mujianto kepada wartawan.

Selain tiga rumah milik Hartoyo, Mujianto, dan Janto, terdapat puluhan rumah yang berdiri di atas tanah PT KAI yang juga terancam digusur. Berdasarkan keterangan warga, lokasi yang mereka tempati saat ini akan diperuntukkan untuk kepentingan salah satu pabrik semen skala nasional.

Hingga saat ini, pihak Humas Daop VI masih belum bisa dimintai keterangan terkait kasus tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.