Kompas.com - 19/08/2013, 16:37 WIB
Ilustrasi: Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 16 orang yaitu 3 tersangka (WNI) merupakan narapidana LP Cipinang, 2 tersangka (WN Singapura & Nigeria) merupakan narapidana Nusakambangan, dan 11 lainnya merupakan WNI yang tertangkap di luar LP, pada gelar perkara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/1/2013). olisi mendapati barang bukti 6,2 kg sabu, 6.700 butir ekstacy, 2.300 butir ekstacy kapsul dan 1.100 butir H5, senilai Rp 13, 5 milyar. KOMPAS/LASTI KURNIAIlustrasi: Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 16 orang yaitu 3 tersangka (WNI) merupakan narapidana LP Cipinang, 2 tersangka (WN Singapura & Nigeria) merupakan narapidana Nusakambangan, dan 11 lainnya merupakan WNI yang tertangkap di luar LP, pada gelar perkara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/1/2013). olisi mendapati barang bukti 6,2 kg sabu, 6.700 butir ekstacy, 2.300 butir ekstacy kapsul dan 1.100 butir H5, senilai Rp 13, 5 milyar.
EditorKistyarini

CILACAP, KOMPAS.com — Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, bersama Lembaga Pemasyarakatan Batu, Pulau Nusakambangan, membongkar peredaran narkoba di dalam lapas tersebut.

"Dari penggeledahan yang dilakukan, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 156,5 gram, satu buah timbangan digital, tujuh unit handphone, 10 buah SIM card, empat buah pipet kaca, satu alat bakar dari pipa aluminium, dan beberapa sedotan plastik," kata Kepala Polres Cilacap AKBP Wawan Muliawan didampingi Kepala Satresnarkoba AKP Anung Suyadi dan Kepala Subbagian Humas AKP Siti Khayati, di Cilacap, Senin (19/8/2013).

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah memeriksa tujuh napi penghuni Lapas Batu yang diketahui sebagai pemilik barang-barang tersebut, dua orang di antaranya terpidana mati.

Ketujuh napi tersebut yakni Zainal Abidin alias Pak Cik (49) yang merupakan terpidana mati, Bambang Ponco Karno alias Popong (53) yang merupakan terpidana mati, Seprin Alpa alias Cupang (27), Slamet Teguh Wahyudi alias Yudi (39), Then Fon Tjong alias Avon (42), Fauzi, dan Suwiryo Umar alias Apau (40).

"Pengungkapan kasus peredaran narkoba di dalam lapas yang kesekian kalinya oleh Polres Cilacap ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara polisi dan pihak lapas guna memberantas penyalahgunaan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan," katanya.

Menurut dia, para tersangka bakal dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subider Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.

"Atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X