Polisi: Pembunuhan Fransisca Tidak Dilatari Perampokan - Kompas.com

Polisi: Pembunuhan Fransisca Tidak Dilatari Perampokan

Kompas.com - 07/08/2013, 01:36 WIB
Shutterstock Ilustrasi
BANDUNG, KOMPAS.com — Kapolsek Sukajadi Ajun Komisaris Polisi Suminem memastikan tak satu  pun barang milik Francisca Yofie (30), korban pembunuhan di Jalan Cipedes, Bandung, hilang dari tempat kos-nya.

Berdasarkan fakta tak adanya barang milik korban yang hilang, Suminem mengatakan, kasus pembunuhan ini dipastikan tidak dilatari usaha perampokan atau pencurian.

"Tidak ada perampokan, soalnya harta benda korban tidak ada yang hilang. Yang jelas ini pembunuhan, tapi motifnya masih kita dalami dan kembangkan," kata Suminem saat dihubungi Kompas.com Selasa, (6/8/2013).

Saat ini, mobil jenis Grand Livina X-Gear milik korban sudah diamankan di Polsek Sukajadi.

Sejauh ini, Satreskrim Polrestabes Bandung sudah memeriksa sembilan orang saksi.

Para saksi itu adalah dua rekan sekerja Sisca di PT Venera Multi Finance Bandung dan tujuh warga.


"Apakah ada motif dendam atau bukan, ya, belum tahu, kita tidak mau buru-buru menyimpulkan motif kasus ini," Suminem menegaskan.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X