Pemuda Cabuli Bocah 13 Tahun di Jalan Raya

Kompas.com - 05/08/2013, 18:02 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

TUBAN, KOMPAS.com — Siswoyo (29), pemuda pengangguran asal Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, terpaksa melewatkan Lebaran di penjara. Ia ditangkap polisi setelah dilaporkan mencabuli bocah 13 tahun yang baru dikenalnya.

Ulah Siswoyo ini bermula setelah tersangka berkenalan dengan korban melalui pesan singkat sebulan lalu. Ketika itu, Siswoyo mengaku bernama Ryan dan masih berusia 17 tahun.

Setelah cukup lama menjalin hubungan lewat pesan singkat, Siswoyo lantas memberanikan diri untuk mengajak si bocah berduaan. Ia memilih lokasi tempat pertemuan di masjid sekitar rumah sebab korban juga rupanya tinggal tak jauh dari lokasi tersebut.

"Pertemuan itu berlangsung sekitar pukul delapan malam, Jumat lalu," kata AKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Tuban, Senin (5/8/2013) siang.

Saat itu, Siswoyo terlebih dahulu mengajak korban berjalan-jalan menggunakan sepeda motor. "Perbuatan ini dilakukan di jalan raya. Korban yang tak terima dengan perbuatan itu karena termasuk kategori cabul, lalu berteriak minta tolong, selanjutnya tersangka kabur, dan korban melaporkan kasus ini," jelas Wahyu.

Atas laporan ini, polisi langsung menangkap Siswoyo atau Ryan itu. Pria tersebut diciduk polisi dari rumahnya kemarin. ”Tersangka kami jerat dengan undang-undang tentang perlindungan anak dengan ancaman 12 tahun penjara karena korban masih di bawah umur,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, kasus Siswoyo ini merupakan kasus pencabulan ke-23 yang ditangani Polres Tuban sejak Januari lalu. "Jumlah kasus ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya," tutur Wahyu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X