Takut Ternaknya Dicuri, Ratusan Korban Banjir Tolak Evakuasi

Kompas.com - 22/07/2013, 13:28 WIB
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com — Ratusan warga korban banjir di tiga desa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menolak dievakuasi dari rumahnya karena takut ternak mereka ada yang mencuri.

“Ratusan warga yang menolak dievakuasi ada di tiga desa yakni Desa Sulemandara, Desa Bendewuta di Kecamatan Wonggeduku, dan Desa Ahuawatu di Kecamatan Pondidaha. Tim kami sudah membujuk warga untuk dievakuasi, tapi ditolak dengan alasan menjaga keselamatan ternaknya,” terang Kepala kantor Search and Rescue (SAR) Kendari, Djafar Henaulu, Senin (22/7/2013).

Menurut Djafar, tim yang diturunkan ke lokasi banjir berjumlah tujuh orang. Mereka dilengkapi dengan dua perahu karet dan rescue car.

“Kami turun ke lokasi banjir atas permintaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe kemarin. Tim akan bekerja sampai proses evakuasi korban banjir selesai,” jelasnya.

Tiga desa yang belum mau dievakuasi lanjut Djafar, yakni Bendewuta sebanyak 150 kepala keluarga (KK); Desa Sulemandara 185 KK; dan Desa Ahuawatu 150 kepala keluarga.

Koordinator Divisi Operasional Tanggap Darurat Kabupaten Konawe, Akbar, mengakui pihaknya juga telah membujuk ratusan warga di tiga desa tersebut. Namun, masih terdapat beberapa orang yang menolak.

“Memang ada warga yang mengambil barang-barang milik korban banjir di beberapa wilayah di Konawe. Meski kami sudah membujuk warga untuk dipindahkan, namun sebagian dari mereka masih bertahan, meski air sudah merendam rumah mereka,” ujarnya.

Akbar melanjutkan, pihaknya masih memberlakukan tanggap darurat akibat banjir di Konawe selama 14 hari. Namun, tanggap darurat tetap akan dilanjutkan hingga masa rehabilitasi korban banjir.

Seperti diberitakan, sedikitnya tiga kecamatan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, masih terisolasi akibat banjir. Ratusan orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, setelah tanggul Konaweha dan tanggul Lahambuti jebol akibat hujan deras selama dua pekan terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.