Kompas.com - 15/07/2013, 05:08 WIB
Massa Pro Khofifah mencoba masuk ke kantor KPU Jatim. KOMPAS.com/Achmad FaizalMassa Pro Khofifah mencoba masuk ke kantor KPU Jatim.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

SURABAYA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur telah meminta pendapat Badan Pengawas Pemilu Jatim terkait dukungan ganda Partai Kedaulatan dan Partai Persatuan Nadhlatul Ummah Indonesia dalam rapat pleno penetapan pasangan calon Pemilihan Gubernur Jatim. Rapat pleno penetapan pasangan calon Pilgub, Minggu (14/7/2013), pun dimulai molor dari jadwal.

Rapat pleno yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB baru dimulai sejak pukul 12.30 WIB. Rapat yang diadakan tertutup itu berlangsung alot karena masih ada perbedaan persepsi dari komisioner KPU terkait dukungan ganda Partai Kedaulatan dan Partai Persatuan Nadhlatul Ummah Indonesia (PPNUI) terhadap pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf dan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja.     

Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KPU Jatim Agung Nugroho mengatakan rapat pleno dihadiri pula oleh Badan Pengawas Pemilu Jatim. Kehadiran lembaga pengawas pemilu itu adalah untuk memberi masukan soal dukungan ganda dari dua partai kepada dua bakal pasangan calon.

“Karena untuk menentukan pasangan calon kami harus berhati-hati sekali. KPU juga mengupayakan keputusan bulat. Kami tidak ingin ada dissenting opinion (perbedaan pendapat),” ujar Agung, saat jeda rapat pleno, di kantor KPU Jatim, Surabaya, Minggu (14/7/2013).     

Agung menambahkan, jika sampai Minggu menjelang pukul 24.00 WIB belum ada kesepakatan terkait penetapan pasangan calon maka keputusan dilakukan lewat pengambilan suara terbanyak (voting) sebagai opsi terakhir. Langkah ini akhirnya diambil, pada pukul 23.55 WIB, yang akhirnya memutuskan pasangan Khofifah-Herman tercoret dari bursa pencalonan di Pilgub Jatim.

Berdasarkan jadwal tahapan pemilu Gubernur Jawa Timur, masa penetapan pasangan calon kandidat adalah 8-14 Juli 2014. Dengan jadwal itu, putusan KPU tak boleh melewati tenggat pukul 24.00 WIB.

Setelah penetapan pasangan calon yang lolos berkontestasi ke Pilgub Jatim, pada Senin (15/7/2013) ini KPU akan menggelar rapat pleno dengan agenda pengundian nomor urut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak muncul kasus dukungan ganda dari dua partai pada dua pasangan bakal calon, posisi Khofifah-Herman sudah diperkirakan terancam karena persentase dukungan yang mepet. Sementara pasangan petahana Soekarwo-Saifullah dipastikan tetap lolos kalaupun dukungan dua partai tersebut dicoret.

Saat mendaftar, pasangan Khofifah-Herman memiliki modal dukungan 15,55 persen suara. Dukungan itu berasal dari PKB (12,26 persen), PKPB (1,48 persen), PKPI (0,87 persen), PMB (0,2 persen), PK (0,5 persen), dan PPNUI (0,2 persen). Sementara pasangan petahana yang didukung mayoritas partai pemilik kursi DPRD maupun non-kursi DPRD, didukung 70 persen suara. Batas minimal pencalonan pasangan Gubernur adalah 15 persen.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X