"Rumah Situs Bung Karno" Diiklankan di Internet Rp 29,4 Miliar

Kompas.com - 15/07/2013, 00:58 WIB
Sebuah rumah yang disebut pernah menjadi hunian Bung Karno semasa Perang Kemerdekaan di Republik Indonesia, dipasarkan melalui internet dengan harga Rp 29.491.000.000. BNJ/KOMPAS.COMSebuah rumah yang disebut pernah menjadi hunian Bung Karno semasa Perang Kemerdekaan di Republik Indonesia, dipasarkan melalui internet dengan harga Rp 29.491.000.000.
Penulis Iwan Santosa
|
EditorBNJ

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah yang disebut pernah menjadi hunian Bung Karno semasa Perang Kemerdekaan Republik Indonesia, dipasarkan melalui internet dengan harga Rp 29.491.000.000.

Dari informasi di milis peranakantionghoa disebutkan link iklan penjualan rumah Bung Karno tersebut dapat ditemukan di:
http://properti.tokobagus.com/rumah/rumah-tanah-bersejarah-bung-karno-25823582.html

Joe Marbun yang mengirimkan surat elektronik mengatakan, sangat Ironis ketika Presiden Soekarno pernah mengatakan: "JASMERAH", JAngan Sekali-kali MElupakan SejaRAH.

"Namun justru peristiwa ironi terjadi di Kota Yogyakarta, Rumah di Jalan Patang Puluhan Nomor 22, Yogyakarta, milik seorang mantan Dosen Teknik UGM, Prof. Ir. Purbodiningrat yang pernah digunakan oleh Presiden Ir. Soekarno sebagai tempat persembunyian dari Agresi Militer Belanda I, akan dijual oleh pemiliknya," ungkap Joe dalam surelnya.

Adakah kita masih peduli?  E-mail tersebut juga dikirimkan ke milis advokasiwarisanbudaya@yahoogroups.com

Dalam situs tempat iklan tersebut ditampilkan disebutkan sebagai berikut:

Dijual rumah & tanah bersejarah Bung Karno, luas tanah 4213 m, lebar depan 70 m, luas bangunan kurang lebih 500 m, SHM (Sertifikat Hak Milik), sejarahnya rumah tersebut pernah dijadikan Istana Presiden Darurat Sukarno sewaktu agresi militer Belanda di Yogyakarta antara tahun 1947-1948.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber informasi atas rumah tersebut terdapat dalam buku, "Kesaksian Tentang Bung Karno 1945-1967," karangan H Mangil Martowidjojo, penerbit Grasindo, Jakarta, 1999. Mangil Martowidjojo, “Kepergian Seorang Di Belakang Bung Karno” (Kompas 30 Januari 1993) dan "Serangan Fajar Payakumbuh" oleh Emil Salim, (Kompas, 3 Feb 2003). (Iwan Santosa)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.