Kompas.com - 09/07/2013, 16:29 WIB
Sebanyak 1.500 botol miras dan 120 liter miras oplosan dimusnahkan Polres Gorontalo Kota Selasa (7/9/13) hari ini. KOMPAS.com/MUZZAMMIL D MASSASebanyak 1.500 botol miras dan 120 liter miras oplosan dimusnahkan Polres Gorontalo Kota Selasa (7/9/13) hari ini.
|
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com
 — Kasus penganiayaan mendominasi kasus-kasus kriminal di Kota Gorontalo. Dari 642 laporan polisi yang diterima Polres Gorontalo Kota sepanjang 2012-2013, separuh di antaranya merupakan kasus penganiayaan.

Kepala Polres Gorontalo Kota AKBP Andry Triaspoetra mengatakan, sebagian besar kasus penganiayaan tersebut bermuara dari penggunaan minuman keras (miras).

"Biasanya dari pergaulan, terus tidak sepakat, dan akhirnya melakukan pemukulan," tutur Andry.

Dari dua kali operasi yang digelar Polres Gorontalo Kota, terjaring 1.500 botol miras dan 120 liter miras oplosan yang hari ini dimusnahkan pihak polres bersama jajaran muspida dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Andry, selain melakukan operasi pekat, pihaknya juga mengaktifkan petugas pembinaan masyarakat (binmas) untuk melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu kepada pedagang dan pemilik toko untuk tidak lagi menjual miras.

"Kita lakukan imbauan karena biasanya, sering kita lakukan operasi hari ini, besok (miras) ada lagi," kata Kepala Polres.

Andry menambahkan, untuk menekan angka kriminalitas akibat miras, polisi juga membutuhkan partisipasi pihak lain. Pemkot misalnya bisa ikut membantu dengan memberikan teguran secara administratif terhadap pedagang yang keras kepala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau mereka berizin, mungkin pemkot bisa mencabut izinnya kalau menjual barang yang tidak sesuai perizinan," tutup Andry.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X