Kompas.com - 30/06/2013, 01:31 WIB
Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya Joaquin F Monserrate, nampak sedang berbincang dengan anak didik Komunitas Dinding di Pasar Bersehati, Manado. Konjen AS ini tertarik dengan kelas yang dibina oleh sekelompok mahasiswa untuk anak-anak jalanan. Rony Adolof Buol/Kompas.comKonsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya Joaquin F Monserrate, nampak sedang berbincang dengan anak didik Komunitas Dinding di Pasar Bersehati, Manado. Konjen AS ini tertarik dengan kelas yang dibina oleh sekelompok mahasiswa untuk anak-anak jalanan.
|
EditorErvan Hardoko
MANADO, KOMPAS.com -- Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Surabaya Joaquin F Monserrate, mengatakan mahasiswa Amerika harus mencontoh mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) , Manado.

Hal itu disampaikan Monserrate ketika menanggapi pertanyaan Kompas.com terkait kegiatan sekelompok mahasiswa Unsrat yang tergabung dalam Komunitas Dinding.

"Pendidikan menjadi perhatian pemerintah Amerika. Dan kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan mahasiswa disini," ujar Monserrate ketika mengunjungi kelas belajar yang digelar Komunitas Dinding di Lantai 3 Pasar Bersehati, Manado, Sabtu (29/6/2013).

Menurut Monserrate semestinya semua warga negara punya kesempatan mengakses pendidikan, karena pendidikan merupakan hak dasar setiap manusia, termasuk warga miskin sekalipun.

Kegiatan Komunitas Dinding sangat menarik perhatian Monserrate, sehingga diplomat AS ini meluangkan waktu untuk melihat langsung kelas belajar tersebut.

Kelas belajar Komunitas Dinding, merupakan kelas gratis untuk mendidik anak-anak keluarga yang kurang mampu di Pasar Bersehati Manado.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, setiap Sabtu sekelompok mahasiswa mengajar ratusan anak-anak ini.

Dengan dana pribadi dan tanpa berharap dana pemerintah para mahasiswa ini mendidik anak-anak tersebut agar bisa membaca tulis dan sejumlah pengetahuan dasar lainnya.

Salah satu pengurus Komunitas Dinding, Jessica Salindeho mengakui sangat senang dengan kedatangan Konjen AS ke lokasi kelas belajar mereka.

"Konjen bisa melihat sendiri, bagaimana kami mengajar anak-anak ini seadanya. Hanya beralaskan terpal di lantai pasar yang kosong, dan di antara jemuran cabe kering para penjual," ujar Jessica.

Monserrate sendiri berjanji untuk memberikan bantuan kepada Komunitas Dinding agar lebih banyak menjangkau anak-anak yang kurang beruntung.

Monserrate yang berkunjung tanpa pengawalan ketat nampak sangat menikmati kegiatannya itu.

Bahkan Konjen AS dengan staffnya ikut larut dalam permainan anak-anak didik Komunitas Dinding.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X