Kompas.com - 27/06/2013, 05:54 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KEFAMENANU, KOMPAS.com — Seorang pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) tewas saat bertugas mengumpulkan data diare di Desa Nian, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (25/6/2013). Dia tewas tertimpa pohon jati manila.

Oflin Dethan (36) adalah staf LSM Plan Indonesia Program Unit Kefamenanu, Kabupaten TTU. Insiden tewasnya Oflin karena tertimpa pohon jati ini terjadi sekitar pukul 12.00 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com, Rabu (26/6/2013), menunjukkan Oflin yang sehari-hari berdinas di STBM Kantor Bapedda TTU ditugaskan mengambil data penderita diare di Desa Nian. Seusai menjalankan tugasnya, Oflin kemudian kembali ke kantornya, dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi DH 5160 KD.

Naas, saat Oflin melintas tepat di depan kantor Desa Nian, seorang warga bernama Herman Afoan (62) sedang menebang pohon jati manila. Pohon yang ditebang pensiunan guru itu tumbang ke arah jalan raya, bertepatan dengan saat Oflin melintas. Seketika Oflin tewas di tempat.

Jenazah Oflin dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk visum. Sementara itu, Herman beberapa saat kemudian ditangkap polisi.

Universal Birth Registration Supervisor Plan Indonesia Program Unit Kefamenanu, Tirza Claudia, yang dihubungi pada Rabu siang membenarkan peristiwa itu. Dia menyatakan bahwa organisasinya berduka dan prihatin atas insiden tersebut.

"Betul, dia staf Plan Kefamenanu yang bekerja di STBM kantor Bapedda TTU dan dia baru pulang ambil data mengenai diare. Jenazahnya sudah dibawa ke rumahnya di Kupang, dini hari tadi sekitar pukul 01.00 Wita," urai Tirza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dihubungi terpisah, Kepala Polres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan, saat kejadian itu dilaporkan ke polisi, pelaku langsung ditangkap dan ditahan di Mapolres TTU. "Saat ini dia sudah ditahan dan sementara ini menjalani proses pemeriksaan," kata dia.

Suparwitha mengatakan, Herman bisa dijerat Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) untuk perbuatan yang menyebabkan orang lain mati. "Bila terbukti bersalah, ancaman pidananya, penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun," ujar dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.