NEWS
Salin Artikel

Kisah Penyelamatan Gajah dari Jerat di Riau, Luka Parah di Kaki hingga Sempat Kejar Petugas

Kondisi gajah (Elephas maximus sumatranus) tersebut mengalami luka parah pada kaki depan sebelah kanan akibat jeratan.

"Gajah betina ini berusia sekitar empat tahun. Dia terpisah dari kelompoknya karena terkena jeratan sehingga susah untuk berjalan," kata Humas BBKSDA Riau Dian Indriati, Sabtu (25/8/2018).

Untuk saat ini, gajah tersebut sudah diberikan pengobatan dan kembali ke kelompoknya.

Dian mengatakan, gajah yang terkena jeratan berawal dari laporan pihak PT RAPP bahwa di sekitar Estate Mandau terdapat gajah terkena jeratan, Jumat (24/8/2018).

Tim rescue (quick response) yang terdiri dari dua dokter hewan, satu paramedis, dua mahout atau pawang gajah dan lainnya langsung menuju ke lokasi untuk penyelamatan satwa dilindungi itu. Pengamanan juga dibantu pihak TNI setempat.

Setelah berjalan sekitar 300 meter di kawasan perkebunan perusahaan, tim didampingi pihak perusahaan melihat gajah tersebut dalam keadaan pincang.

"Setelah diamati, gajah ini terpisah dari kelompoknya yang berjumlah sekitar 10 sampai 15 ekor. Kemudian tim melakukan observasi terutama dari perkiraan berat gajah," kata Dian.

Tim yang dipimpin drh Rini Deswita mengambil tindakan medis dengan melakukan pembiusan.

Setelah gajah terbius, petugas tim medis memberikan infus, pelepasan tali jerat, pengobatan luka, pemberian obat anti peradangan, vitamin, antiobiotik dan obat cacing. Selanjutnya tim menyadarkan gajah tersebut.

"Saat tersadar gajah langsung berdiri. Bahkan sempat berusaha mengejar petugas sehingga petugas menjauh dari lokasi," ujar Dian.

Dia menambahkan, pasca pengobatan akan tetap dilakukan pemantauan terhadap satwa tersebut oleh pihak PT RAPP bekerjasama dengan BBKSDA Riau.

Secara terpisah, Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengapresiasi tim yang bertugas atas penyelamatan gajah tersebut.

"Kami berharap kepada pihak pemegang konsesi perusahaan yang berbatasan dengan habitat satwa untuk ikut serta dalam penanganan penyelamatan satwa yang dilindungi sebagaimana yang telah dilakukan oleh PT RAPP tersebut," ucap Suharyono.

https://regional.kompas.com/read/2018/08/25/15044061/kisah-penyelamatan-gajah-dari-jerat-di-riau-luka-parah-di-kaki-hingga-sempat

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.