Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Oknum Petugas Damkar Soppeng Perkosa Anak Kandungnya hingga Hamil

Kompas.com - 08/03/2024, 17:04 WIB
Abdul Haq ,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

 

SOPPENG, KOMPAS.com - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, diringkus polisi lantaran memerkosa anak kandungnya.

Aksi bejat pelaku ini diketahui setelah korban hamil, Jumat (8/3/2024).

HA (35) diringkus di tempat tinggalnya pada Kamis (7/3/2024) pukul 06.00 Wita di Kubba, Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, berdasarkan laporan istrinya sendiri.

Baca juga: Orang yang Diserempetnya Tewas, Ketua PAN Soppeng Ditahan Polisi

HA dilaporkan oleh istrinya setelah mendapat informasi dari anaknya, ZI (14), yang sedang hamil akibat pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

"Benar bahwa ada dugaan pencabulan yang dilakukan oleh orangtua terhadap anak kandungnya dan terduga pelaku telah kami amankan," kata Kasat Reskrim Polres Soppeng, Iptu Ridwan, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon pada Jumat.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, korban yang saat ini duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dicabuli oleh ayah kandungnya saat rumah dalam keadaan kosong.

Korban juga diancam akan dibunuh jika aksi bejat pelaku diberitahukan ke ibunya.

Baca juga: Pesawat Smart Aviation Diduga Jatuh di Pegunungan Batu Narit, Warga Dengar Suara seperti Pohon Roboh

"Hasil penyelidikan sementara bahwa pencabulan ini dilakukan di rumah sendiri dan pelaku ini adalah petugas di Dinas Pemadam Kebakaran," kata Ridwan.

Atas perbuatannya, HA kini mendekam di sel tahanan Mapolres Soppeng dan terancam pasal berlapis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Regional
Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Regional
Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Regional
Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Regional
Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com